Rabu, 29 Januari 2020 21:35 WIB

KORUPSI

Wabah Semakin Menggurita, Romo Benny Sebut, 'Kasus Jiwasraya Masalah Moralitas Pengolah Asuransi'

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Wabah Semakin Menggurita, Romo Benny Sebut, 'Kasus Jiwasraya Masalah Moralitas Pengolah Asuransi' Foto :

JurnalPatroliNews - Jakarta,--  Secara etika Kasus Jiwasraya bisa jadi pelangaran berat karena aspek kejujuran , informasi yang benar , ke hati-hatian dilangar, Seperti halnya  di jelaskan  bernard black profesor hukum di northwestern universitas Amerika serikat, Dalam tulisannya   'Eksistensi pasar modal dengan satu dan lain hal merupakan sebuah keajaiban karena investor bersedia menyerahkan bagian uangnya untuk membeli hak tak terwujud dengan nilai atas hak itu sangat ditentukan oleh kualitas informasi yang diberikan oleh penjual hak tersebut.

"Dengan kata lain nilai atas hak tersebut ditentukan oleh kejujuran penjual tentang hal itu," kata Romo Benny kepada redaksi jurnalpatrolinews.com dalam menyikapi perspektif kian mengularnya kasus Jiwasraya, Rabu (29/1)


Lagi -lagi kita bicara Etika bisnis, Lanjut Romo Benny, Hal ini adalah keharusan bagi pelaku pengolah bisnis keuangan, Karena kepatuhan pada janji suci untuk mengolah bisnis keuangan dengan prinsip kejujuran , kehatian, tranparan dan harus di kelolah dengan orang yang memiliki kualitas moral yang teruji.

" Sebetulnya simple, Masalah Jiwasraya 'Masalah moralitas pengolah asuransi, titik,"terang Romo Benny dalam bincang-bincang santai dengan redaksi.

Dikatakan Romo Benny, Kasus Asuransi Jiwasraya dan sejenis yang kian menggurita, Hal ini bisa jadi kuat dugaan akibat dari permainan spekulan dengan jaringan bisnis keuangan menggunakan pola kedekatan orang berada lingkarangan kekuasan.

" Dapat dikatakan Kasus Jiwasraya merupakan bentuk pelangaran moralitas berat karena mengkianati janji suci antara pengolah saham dan pembeli," tegas Romo Benny.

Lanjut Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP Antonius Benny Susetyo sering di sapa Romo Benny, Dikatakannya, Masalah Jiwasraya menjadi refleksi bersama bisnis keuangan, karenanya pengolah bisnis keuangan  membutuhkan orang punya kejujuran dan integritas.

" Dalam hal ini publik di sadarkan melek dan  berhati hati untuk  memilih, Lembaga pengolah keuangan yang kredebil, teruji dan memiliki rekam jejak yang ungul dalam moralitasnya," tandasnya

"Persoalan mendasar dalam Kasus Jiwasraya lantaran ketidak patuhan pengolah investasi dengan memberi harapan semu ke  komplatan pelaku pangsa pasar, dengan cara menggoreng sehingah harga saham menjadi tinggi," pungkas Romo Benny /Staf Khusus Dewan Pengarah BPIP.(*/lk)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028