Senin, 06 April 2020 16:33 WIB

INTERNASIONAL

Wouuw!! Ternyata Bukan Kebetulan, Setiap 100 Tahun Wabah Mematikan Pernah Terjadi di Dunia, Simak Ini!!

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Wouuw!!  Ternyata Bukan Kebetulan, Setiap 100 Tahun Wabah Mematikan Pernah Terjadi di Dunia, Simak Ini!! Foto : Istimewa

 JurnalPatroliNews - Jakarta, Wabah mengerikan yang menimpa dunia, pernah terjadi sejak ribuan tahun lalu. Celakanya, wabah ini sempat menyulitkan setiap negara secara global dan merenggut banyak nyawa.

Selain wabah MERS, flu Asia, flu Hongkong dan pandemik lainnya, jika diperhatikan secara saksama ternyata ada lho, wabah yang mematikan terjadi dalam rentang waktu 100 tahun. Berikut daftarnya.

1. Sebelum masuk ke pandemik yang terjadi setiap 100 tahun, ada pandemik yang mengerikan terjadi dan paling terkenal, yaitu tragedi Kematian Hitam di Eropa.

Pandemik kematian hitam atau Black Death ini terjadi pada tahun 1346-1353 M. Hingga saat ini, pandemik ini paling dikenal mematikan di seluruh dunia terkhususnya bagi negara Eropa.

Dikutip dari Scientific American, pandemik ini berasal dari bakteri Yersinia Pestis yang dibawa oleh hewan yang memiliki kutu seperti tikus, tupai tanah dan anjing padang rumput. Akibat pandemik ini, sebanyak 200 juta jiwa meninggal dunia yang tersebar di negara Asia, Afrika dan Eropa.

Kasus ini pun terjadi pertama kali di Chinatown, San Francisco yang memiliki 500 kasus kemudian tersebar di kota-kota pelabuhan seperti di California dan Louisiana. Setelah itu, pandemik ini akhirnya meluas dengan cepat hingga ke negara Asia.

2. Sejak pandemik Black Death, terjadilah wabah yang paling terkenal dan mematikan, yaitu Marseille pada 1720

Wabah kali ini terjadi di Prancis pada tahun 1720. Hampir sama dengan kasus pandemik Black Death, wabah ini juga menewaskan banyak korban dimulai ketika kapal dagang bernama Grand Saint Antoine berlabuh di Marseille dari Levant.

Dalam kasusnya ternyata penumpang dari Sidon sebelum mengunjungi Smyrna, Tripoli hingga Siprus membawa wabah Yersinia Pestis. Wabah ini dikenal sebagai organisme yang menginfeksi manusia melalui kutu tikus oriental. Korban pertama berasal dari Turki yang terinfeksi dan meninggal di kapal Gran Saint Antoine. Kemudian diikuti dengan sejumlah awak kapal lainnya hingga menewaskan 100 ribu jiwa.

Akibat wabah ini, selama 2 tahun terdapat 50 ribu kasus orang yang terinfeksi bahkan hampir melampaui populasi manusia di negara Eropa. Karena sulitnya diatasi, wabah ini mengakibatkan banyak mayat terdampar di jalanan.

3. Disusul wabah Kolera pada 1820

Wabah yang dikenal sebagai kolera Asiatik ini berawal dari Kota Calcuta dan menyebar ke Timur Tengah, Afrika Timur, Asia Tenggara dan Mediterania. Sama dengan pandemik lainnya, kolera dikenal karena menewaskan 100 ribu orang beserta tentara Inggris.

Selain di beberapa negara Eropa dan Afrika, wabah ini juga terjadi di Indonesia dan seluruh negara Asia yang sempat menewaskan 100 ribu jiwa.

Wabah ini berasal dari endemik Sungai Gangga. Tanpa sadar ketika beberapa orang mengonsumsinya sebagai air minum ternyata memiliki bakteri yang mematikan. Sama seperti virus lainnya, wabah ini terinfeksi dari satu ke orang lainnya hingga tersebar di berbagai negara.

4. Selanjutnya wabah Flu Spanyol tahun 1920

Flu Spanyol ini bukan flu biasa, flu ini dikenal sebagai virus H1N1 yang dikenal sebagai mutasi genetik dan jauh lebih berbahaya dari pandemik lainnya. Berbeda dengan virus lainnya, virus ini bisa mematikan sistem kekebalan tubuh yang memicu badai sitokin.

Karena merusak sistem imun, akhirnya menimbulkan 100 juta jiwa terinfeksi di seluruh dunia bahkan menyebar ke Kutub Utara.

5. Diikuti pandemik Covid-19 di tahun 2020

Health.harvard.edu
Virus SARS-CoV-2 yang mengakibatkan COVID-19 adalah jenis baru coronavirus yang sebelumnya belum teridentifikasi oleh manusia. COVID-19 ini berawal dari Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok yang kini telah menjadi wabah dan berkepanjangan hingga ke beberapa negara. Dari berbagai kasus yang terkena virus corona, hal ini disebabkan karena berkontak langsung dengan orang yang terkena virus.

Penyebarannya terjadi ketika orang yang terkena virus, diidentifikasi baru menyelesaikan perjalanannya dari negara yang terjangkit virus. Seperti halnya kasus yang terinfeksi di Indonesia, virus corona awalnya terjadi ketika satu orang berinteraksi dengan WNA.

Virus yang akhirnya dinyatakan pandemik ini, sudah menyebar di berbagai negara. Mulai dari negara Asia hingga ke negara Eropa.

Duh, apakah pandemik ini terjadi secara kebetulan terjadi dalam setiap 100 tahun? Meski demikian, yuk sama-sama berdoa hingga akhirnya tidak ada pandemik lainnya yang terjadi di dunia ini. Tetap jaga kebersihan dan kesehatanmu, ya!

(*/lk/dilansir dari berbagai sumber)


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028