Rencana Awal 10 Bulan, Simak, Timeline Kedatangan 140 Juta Dosis Bulk Vaksin Sinovac

  • Whatsapp
Foto: Suasana fasilitas produksi vaksin Covid-19 milik PT Bio Farma (Persero) (Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat Presiden)

JurnalPatroliNews – Jakarta, PT Bio Farma (Persero) menyebutkan saat ini telah mulai menerima 15 juta dari total 140 juta bahan baku (bulk) vaksin CoronaVac dari Sinovac untuk diproduksi di dalam negeri. Kedatangan bulk ini akan dilakukan secara bertahap hingga Juni mendatang.

Direktur Utama Bio Farma Honesti Basyir mengatakan, bulk yang sudah datang ini telah mulai diproduksi di fasilitas produksi Bio Farma di Bandung sejak pekan lalu.

Bacaan Lainnya

“Tahap 1 sudah datang 15 juta dengan overfill 10%. Berarti kita dapat tambahan 10% jadi 16,5 juta dosis sudah datang. Ini yang sekarang kita proses produksi,” kata Honesti dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI, Rabu (20/1/2021).

Dalam bahan paparannya, bulan depan akan datang lagi dalam dua tahap dengan total 21 juta dosis sudah termasuk overfill 10% dosis tersebut. Tahap 1 sebanyak 11 juta vaksin dan tahap keduanya sebanyak 10 juta dosis.

Lalu pada Maret, sebanyak 28 juta dosis bulk dijadwalkan akan didatangkan dari China, dalam tiga tahap. Pertama sebanyak 10 juta dosis, lalu 8 juta dosis dan terakhir 10 juta dosis.

Di bulan April direncanakan sebanyak 30 juta bahan baku vaksin akan diterbangkan dari China dalam dua tahap. Tahap 1 akan didatangkan 20 juta dan selanjutnya 10 juta dosis.

Untuk Mei dan Juni masing-masing sebanyak 19,2 juta dosis dan 30 juta dosis berturut-turut yang akan datang ke Indonesia.

“Kedatangan berikutnya 140 juta dosis akan datang dalam waktu satu semester, jadi kita lakukan percepatan karena rencana awalnya selama 10 bulan dari 140 juta dosis itu. Tapi kita yakinkan untuk bisa percepat karena kebutuhan kita untuk program vaksinasi juga cukup tinggi,” terang dia.

(*/lk)

Pos terkait