Rusia Sebut Ukraina ‘Plintat-plintut’, Negosiasi Penghentian Perang Buntu

JurnalPatroliNews – Jakarta,- Setelah Ukraina menyatakan negosiasi penghentian perang dengan Rusia terkesan buntu, pihak Kremlin justru berbalik menuduh Kyiv sebagai penyebabnya.

“Kepemimpinan Ukraina terus-menerus membuat pernyataan yang kontradiktif. Tidak memungkinkan bagi kami untuk sepenuhnya memahami apa yang diinginkan pihak Ukraina,” tutur juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, dikutip Reuters, Jumat (27/5/2022).

Bacaan Lainnya

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan sebelumnya bahwa dia telah mencoba berulang kali untuk mengatur pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin untuk mengakhiri perang, tetapi Rusia tampaknya belum siap untuk pembicaraan damai yang serius.

“Ada hal-hal yang perlu didiskusikan dengan pemimpin Rusia. Saya tidak mengatakan bahwa … rakyat kami ingin saya berbicara dengannya, tetapi kami harus menghadapi kenyataan dari apa yang kami alami, kata Zelensky dalam sebuah siaran langsung.

“Apa yang kami inginkan dari pertemuan ini? … Kami ingin hidup kami kembali … Kami ingin merebut kembali kehidupan negara berdaulat di dalam wilayahnya sendiri,” katanya.

Dia menambahkan, Rusia terkesan ‘menikmati’ perang ini, kendati hasilnya tidak sesuai dengan yang diharapkan.

“Saya tidak menikmati perang ini dan tidak bisa memahami bagaimana ada yang menikmati hal ini. Kita berbeda dengan mereka,” tegasnya.

Adapun, negosiasi perdamaian tatap muka terakhir yang diketahui adalah pada 29 Maret. Kontak berlanjut dari jarak jauh untuk sementara waktu, tetapi kedua belah pihak sekarang mengatakan mereka telah berhenti.

Pos terkait