Saling Tuding !, China Ungkit Teori Virus Corona dari Lab Amerika

  • Whatsapp
Warga menggunakan masker untuk menghindari COVID-19/Net

JurnalPatroliNews – Jakarta,– Belum ada yang dapat memastikan asal virus Corona COVID-19. Banyak pihak berpendapat dari China, apalagi kota Wuhan merupakan lokasi pertama wabah Corona. Namun demikian, China kembali menyinggung teori konspirasi bahwa virus Corona berasal dari laboratorium di Amerika Serikat.

Teori yang sudah pernah dimunculkan itu diangkat kembali oleh Hua Chunying, juru bicara Kementerian Luar Negeri China. Ini merupakan pembalasan setelah minggu silam, Kementerian Luar Negeri AS menyebut ada bukti periset di Wuhan Institute of Virology menderita sakit sebelum terdeteksi kasus virus Corona di Wuhan.

Bacaan Lainnya

Hua menuding AS menyebar teori konspirasi dan kebohongan sebagai aksi terakhir dari ‘tuan penipu’. Tampaknya yang ia maksud adalah mantan presiden Donald Trump dan mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo yang pernah meyakini virus Corona bocor dari lab Wuhan.

“Saya ingin menekankan jika AS sungguh menghormati fakta, mereka harus membuka lab biologi di Fort Detrick, memberi lebih banyak transparansi pada isu seperti 200 lab biologi di luar negeri, mengundang WHO melacak asal Corona di AS dan menanggapi kecemasan komunitas internasional dengan aksi nyata,” kata Hua.

Laboratorium Fort Detrick di Maryland adalah fasilitas milik militer AS dan tak ada bukti virus Corona berasal dari sana. Namun demikian setelah pernyataan Hua, teori itu jadi ramai dibahas di media sosial setempat.

“Virus Corona ternyata buatan Amerika,” tulis seorang netizen yang dikutip detikINET dari Guardian, Senin (25/1/2021). “Minta maaflah pada kelelawar,” sebut yang lain.

Di pihak lain, Michael Ryan selaku direktur WHO menyebut argumentasi bahwa virus Corona berasal dari luar China sangatlah spekulatif dan investigasi harus dilakukan di lokasi di mana kasus pertama dilaporkan.

Pada saat ini, tim WHO telah berada di China untuk menyelidiki asal muasal virus Corona. Sebanyak 13 ilmuwan tiba di kota Wuhan pada 14 Januari setelah sempat mengalami penundaan visa.

Menurut pejabat China, asal muasal virus Corona merupakan masalah ilmiah yang harus ditangani secara hati-hati dan tanpa tekanan politik.

“Studi terhadap asal virus Corona ini adalah masalah sains. Hal ini memerlukan koordinasi dan kerja sama. Kita harus menghentikan tekanan politik apapun,” cetus Sun Yang dari China National Health Commission.

(*/lk)

Pos terkait