Suara Dentuman Bikin Geger Warga, Dari Lampung Hingga Bali

  • Whatsapp
Foto: Ilustrasi meteor (REUTERS/Darrin Zammit Lupi)

JurnalPatroliNews – Jakarta, Beberapa waktu belakangan ramai laporan masyarakat di sejumlah daerah perihal suara dentuman. Terbaru, warga di Lampung dan Banten mengaku mendengar dentuman pada Kamis (28/1/2021) malam dan Jumat (29/1/2021) dini hari tadi.

Hingga saat ini belum diketahui jelas sumber bunyi dentuman di Lampung dan Banten.

Bacaan Lainnya

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika dan kepolisian sudah mengecek hal tersebut. Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional juga sudah memberi penjelasan bunyi dentuman dengan aktivitas pergerakan masuknya benda langit ke bumi.

Selain di Lampung dan Banten, suara dentuman dilaporkan di Mojokerto dan Cimahi serta Bali. Dari analisis BMKG maupun Lapan, tak semua dentuman yang terjadi berkaitan dengan fenomena alam maupun aktivitas benda langit masuk ke bumi.
Berikut beberapa dentuman yang terjadi di daerah:

Dentuman di Lampung
Warga Lampung di sejumlah daerah mengaku mendengar dentuman pada Kamis (29/1/2021) malam. Terkait dentuman tersebut, BMKG memastikan tak ada gempa di Lampung malam tadi.

“Terkait suara dentuman dan getaran di wilayah Tanggamus, Lampura, Pringsewu bahwa jam 10-an tadi alat kami tidak mencatat adanya gempa bumi di wilayah Lampung maupun awan-awan hujan di sekitar lokasi tersebut,” demikian penjelasan BMKG Lampung lewat Instagram, Jumat (29/1/2021).

Terkait peristiwa ini, Lapan belum melakukan analisis mendalam. Lapan menyatakan sumber dentuman bisa berasal dari meteor. Namun, secara statistik, Lapan menilai ada keanehan.

“Bisa saja (dari meteor), tapi memang agak aneh kalau kita mendapatkan banyak laporan dentuman dalam sebulan dan semuanya diasosiasikan dengan meteor. Secara statistik, meteor yang mampu menimbulkan dentuman semacam itu hanya beberapa kali terjadi dalam 10 tahun. Itu pun terbagi di seluruh wilayah Bumi, tidak hanya di Indonesia,” ujar astronom sekaligus peneliti madya Lapan, Rhorom Priyatikanto.

“Bila itu meteor, meteor berukuran sekitar 1 meter memang bisa mencapai ketinggian rendah (beberapa puluh km) dan memicu gelombang kejut ketika jatuh dengan kecepatan supersonik. Gelombang kejut itulah yang terdengar sebagai suara dentuman,” kata Rhorom.

Warga Banten mengaku mendengar dentuman
Warga di Rangkasbitung Lebak, Banten, juga heboh oleh suara dentuman dini hari tadi. Kabar ini ramai dibicarakan di media sosial.

Disebutkan ada suara ledakan beruntun pada Jumat (29/1/2021) dini hari tadi pukul 02.00 WIB. Warganet mengaku mendengar dan menganggap bunyi dentuman berasal dari petir. Namun ada pula yang mengaku tidak mendengar sama sekali.

Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Kelas 1 Serang Tarjono mengatakan suara dentuman tersebut kemungkinan diprediksi dari suara petir. Karena saat ini khususnya di bulan Januari-Februari masih musim hujan.

(cnbc)

Pos terkait