Tappi : Bilang Jokowi Rakyat Papua Mau Merdeka

  • Whatsapp
Sayang Mandabayan saat melakukan orasinya pada aksi penolakan Otsus di Sorong Kota. (Foto : Suara Papua)

Jurnalpatrolinews – Kota Sorong : Sayang Mandabayan, menggatakan suara rakyat Papua sudah final dan rakyat minta merdeka. Untuk itu, negara-negara yang selama ini mendonor dana untuk Otsus Papua agar segera hentikan.

Hal itu disampaikan Mandabayan dalam orasinya pada aksi demo damai yang diselenggarakan Front Rakyat Papua (FRP) pada, Senin (11/1/2021), sebagaimana hasil keputusan rakyat Papua pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) MRPB.

Bacaan Lainnya

Ia mempertegas bahwa seluruh rakyat Papua telah berkomitmen agar Otsus tidak diperpanjang lagi dan segera memberikan hak penentuan nasib sendiri sebagai solusi demokrasi bagi bangsa Papua.

“Hasil RDP yang terlaksana di gedung MRPB sangat jelas bahwa rakyat Papua tolak Otsus dan minta merdeka,” tegas Mandabayan.

Selain itu pihaknya meminta DPRD Kota Sorong untuk segara mendesak pemerintah guna membebaskan segala tahanan politik (Tapol), dan memberikan ruang demokrasi yang seluas-luasnya bagi rakyat Papua sesuai amanat undang-undang dasar Indonesia.

“Segara bebaskan Tapol dan buka ruang demokrasi bagi orang Papua.”

Dhira Tappi, Sekorlap FRP dalam orasinya meminta agar, “bilang Jokowi bahwa rakyat Papua mau merdeka, bukan minta Otsus dilanjutkan.”

Selain itu, ia mengutuk segala bentuk upaya yang dilakukan Pemerintah Indonesia dan mendesak pemerintah segera menghentikan pembahasan Otsus secara sepihak serta memberikan ruang bagi rakyat Papua untuk menyampaikan suara hati.

“Perempuan Papua dilahirkan bukan untuk di perkosa dan di bunuh,” tegas Dhirra.

Selain itu ia minta kepada pemerintah untuk segara menarik pasukan TNI/Polri di Intan Jaya, Nduga dan di seluruh tanah Papua. Karena kehadiran aparat hanya menambah kasus pelanggaran HAM dan tidak pernah terselesaikan.  (suara papua)

Pos terkait