Terbanyak di Sumut, Polri Catat 107 Kasus Penyelewengan Bansos Corona

  • Whatsapp

Jurnalpatrolinews – Jakarta : Bareskrim Polri mencatat 107 kasus dugaan penyelewengan bansos bagi warga terdampak virus Corona. Kasus terbanyak tercatat di Sumatera Utara.

“Tentang adanya dugaan penyalahgunaan wewenang bantuan sosial bagi warga terdampak COVID-19 di seluruh jajaran polda di seluruh Indonesia sampai akhir Agustus 2020. Dari data yang diterima, terdapat 107 penyelewengan bantuan sosial yang tersebar di 21 polda,” kata Kabag Penum Divisi Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan saat konferensi pers yang disiarkan secara daring, Jumat (4/9/2020).

Bacaan Lainnya

Berdasarkan data yang dihimpun, dugaan kasus penyelewengan bansos Corona  terbanyak berasal dari wilayah Sumut. Ada 39 kasus yang ditemukan di sana.

Kemudian di posisi kedua ada Jawa Barat (Jabar) dengan jumlah kasus 19. Selanjutnya disusul Riau, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan masing-masing 7 kasus.

Berikut rincian data dugaan penyelewengan  bansos Corona di 21 wilayah:

1. Sumut: 39 kasus (31 proses penyelidikan, 6 dihentikan, 2 dilimpahkan ke APIP)
2. Jabar: 19 kasus (13 proses penyelidikan, 1 dihentikan, 5 dilimpahkan ke APIP)
3. Riau: 7 kasus (4 proses penyelidikan, 1 dihentikan, 2 kasus dilimpahkan ke APIP)
4. NTB: 7 kasus (proses penyelidikan)
5. Sulsel: 7 kasus (proses penyelidikan)
6. Jatim: 5 kasus (2 penyelidikan, 3 dilimpahkan ke APIP)
7. NTT: 3 kasus (proses penyelidikan)
8. Banten: 3 kasus (1 proses penyelidikan, 2 dilimpahkan ke APIP)
9. Sulteng: 2 kasus (proses penyelidikan)
10. Sumsel: 2 kasus (proses penyelidikan)
11. Maluku: 2 kasus (proses penyelidikan)
12. Sulbar: 2 kasus (proses penyelidikan)
13. Kalteng: 1 kasus (dihentikan)
14. Kepri: 1 kasus (dihentikan)
15. Sumbar: 1 kasus (proses penyelidikan)
16. Kaltara: 1 kasus (proses penyelidikan)
17. Lampung: 1 kasus (proses penyelidikan)
18. Papua Barat: 1 kasus (proses penyelidikan)
19. Kalbar: 1 kasus (proses penyelidikan)
20. Papua: 1 kasus (proses penyelidikan)
21. Bengkulu: 1 kasus (proses penyelidikan)

(lk/*)

Pos terkait