Turki Pindahkan Senjata Militer Skala Besar Ke Daerah Ain Issy, Meskipun Pangkalan dan Bendera Rusia Ada Di Wilayah Suriah

  • Whatsapp
Turki bermaksud mengabaikan risiko serangan terhadap militer Rusia (Foto.AviaProNet)

JurnalPatroliNews– Damaskus,-Terlepas dari kenyataan bahwa bendera negara Rusia muncul di pos pengamatan dan pos pemeriksaan Kurdi Suriah di daerah Ain Issa, yang berarti sudah adanya kehadiran pasukan Rusia di wilayah tersebut.

Pasukan Turki berniat menyerbu Ain Issy, yang terletak di Distrik Tell Abyad, Raqqa di Suriah, dengan mengabaikan bahaya bagi pasukan Rusia. Ini dibuktikan dengan transfer besar-besaran senjata dan amunisi pihak militer Turki ke wilayah tersebut.

BACA JUGA :

Menurut data formasi bersenjata Kurdi, Turki telah memindahkan peralatan dan persenjatannya ke wilayah tersebut dalam waktu dua hari berturut-turut, dapat dipastikan dari situasinya, serangan pertempuran terhadap Ain Issa diperkirakan akan dimulai dalam beberapa hari ke depan, di lansir dari laman AviaProNet, Sabtu (23/10/21).

Ketidaktahuan pihak Turki tentang kehadiran Rusia menciptakan prasyarat nyata untuk kemungkinan terjadi bentrokan antara Rusia dan Turki di Suriah, sementara Ankara telah diperingatkan bahwa pihak Rusia dengan tegas menentang setiap terjadinya eskalasi di wilayah tersebut.

Sehari sebelumnya, diatas wilayah udara Kamyshly, di mana pangkalan udara militer Rusia berada, sempat terjadi serangan militer Turki terhadap pesawat tak berawak Anka-S, yang dipersenjatai dengan amunisi MAM-L.

Pos terkait