GBC Jadi Pusat Pengembangan Kewirausahaan, KemenKop: UKM Indonesia Bisa Jadi Rantai Pasok

Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim. (Foto: Humas Kementerian Koperasi dan UKM)

JurnalPatroliNews – Jakarta,- Green Business Center (GBC) yang didirikan bersama Kementerian Koperasi dan UKM dan startup Korea Selatan, Arif Rahman Hakim, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM, mengharapkan, kerjasama ini dapat menjadi pusat pengembangan kewirausahaan maupun Transfer Teknologi, terutama Teknologi yang berwawasan lingkungan.

Disamping itu, juga dapat mendorong Kemitraan Usaha antara UKM Indonesia dengan UKM Korea.

Bacaan Lainnya

“Kita akan terus perkuat kerjasama ini dan saling mendukung dalam pengembangan koperasi dan UKM di Indonesia,” ujar Arif, usai mengikuti rapat Steering Commitee GBC di Jakarta, Jumat (14/1).

Ditinjau dari segi Reformasi aturan dan Regulasi, penyusunan Rancangan Peraturan Pemerintah (RPP) tentang Koperasi, Usaha Mikro Kecil dan Menengah (KUMKM), juga akan memfasilitasi berbagai kemudahan untuk sektor tersebut.

Salah satu kemudahan yang diberikan untuk UMKM maupun startup adalah memperoleh Inkubasi dari Lembaga Inkubator, baik dari Inkubator Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Perguruan Tinggi, maupun Dunia usaha.

Lembaga Inkubasi ini memiliki peran Strategis, dalam penciptaan dan pengembangan usaha khususnya bagi usaha-usaha yang berbasis Teknologi, berwawasan Lingkungan, berorientasi Ekspor, serta berbasis Industri kreatif.

“Intinya kita akan mendorong Usaha Mikro dan Kecil terhubung pada usaha yang lebih maju, apalagi Korea banyak membuka Industri di Indonesia. Bagi saya, mereka (UKM Indonesia) bisa masuk Rantai Pasok Industri Perusahaan Korea yang ada di Indonesia, itu sudah cukup bagus,” tandasnya.

Lee Jong Soon, Direktur GBC, mengatakan, GBC memiliki Misi mempercepat Bisnis hijau dengan cara meningkatkan peran Perusahaan Digital yang memberikan dampak baik terhadap lingkungan.

“GBC juga menjadi Pusat dan Penghubung untuk Green Business,” jelas Lee.

Proyek GBC nantinya akan didedikasikan untuk Inkubasi, Konsultasi, dan membangun UKM dalam mengembangkan Bisnis dan Industri, agar dapat mengadopsi atau mempercepat Potensi bisnisnya dengan Inovasi Hijau.

Pos terkait