Perkuat Kerja Sama, UWM-NIU Soroti Implikasi Demokrasi dan Sosioekonomi

JurnalPatroliNews – Jakarta – Demokrasi dan sosioekonomi adalah dua pilar utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Keduanya saling berkaitan erat, di mana perubahan pada salah satu aspek akan berdampak signifikan pada aspek lainnya.

Hal tersebut disampaikan oleh Rektor Universitas Widya Mataram (UWM) Prof. Dr. Edy Suandi Hamid, M.Ec. saat memberikan Keynote Speech pada International Discussion bertema “Democracy and Socioeconomic Change”. Acara yang berlangsung pada Kamis (11/07/2024) pukul 11.30 – 14.00 WIB di Ruang Sidang Kampus Terpadu UWM ini merupakan bagian dari implementasi kerja sama antara UWM dan Northern Illinois University (NIU).

Diskusi menhadirkan pembicara utama Assoc. Prof. Eric Alan Jones, PhD, Executive Director of Global Initiatives di NIU dan dihadiri oleh kurang lebih 40 peserta, termasuk para dekan dan ketua program studi di lingkungan UWM. Antonius Satria Hadi, PhD, Direktur Kantor Internasional UWM, bertindak sebagai moderator. 

Lebih lanjut, Prof Edy menyampaikan bahwa perkembangan demokrasi juga memiliki implikasi besar terhadap kondisi sosioekonomi. Dengan terbukanya ruang partisipasi dan kebebasan, masyarakat semakin kritis dan berani menyuarakan aspirasinya, termasuk dalam hal kesejahteraan ekonomi.

“Reformasi ekonomi yang berjalan seiring dengan reformasi politik telah membawa dampak positif, seperti pertumbuhan ekonomi yang cukup stabil, peningkatan investasi, dan kemajuan dalam sektor-sektor strategis.” ucap mantan Ketua Forum Rektor Indonesia (FRI) ini.

Prof Edy juga menyampaikan, pembangunan politik dan ekonomi harus dilakukan bersamaan. “Orang tidak akan berpikir demokrasi kalau perutnya lapar. Tak peduli siapa Presiden atau anggota parlemen. Jadi pembangunan politik harus bareng dengan ekonomi,” ujar Prof Edy.

Komentar