Pertamina Minta Dukungan DPR, Buat Naikkan Harga Pertamax?

JurnalPatroliNews –  Jakarta,- PT Pertamina (Persero) meminta dukungan Komisi VI DPR RI untuk menaikan harga bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertamax . Saat ini Pertamax masih dijual Rp9.000 per liter atau belum mengalami kenaikan.

Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menyebut harga Pertamax belum mengikuti harga pasar saat ini. Karena itu, diperlukan dukungan dari pemerintah dan anggota legislatif untuk menaikan harga BBM tersebut.

 “Hari ini Pertamax belum mengikuti mekanisme pasar, jadi dukungan (DPR) untuk Pertamax masih perlu,” ungkap Nicke saat rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR, dikutip Selasa (29/3/2022).

Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memperkirakan harga Pertamax akan menyentuh Rp16.000 per liter sejak April 2022 mendatang. Nicke menilai perlunya kenaikan harga Pertamax lantaran mengikuti kenaikan harga minyak dunia.

 Pertamina telah menaikan harga jenis BBM lain di antaranya Pertamax Turbo, Dexlite, dan Pertadex yang secara volume hanya 2% dari total konsumsi BBM Pertamina.

 Nicke juga menilai seyogyanya harga Pertamax sudah harus disesuaikan. Pasalnya, pangsa pasar jenis BBM ini diperuntukkan bagi masyarakat kelas menengah atas.

“Pertamax digunakan masyarakat untuk mobil-mobil yang bagus, jadi sudah sewajarnya kemudian dinaikkan, karena bukan untuk masyarakat kecil. Pertamax itu porsinya hanya 20% dari total,” ungkap dia.