JurnalPatroliNews JAKARTA - iTunes adalah aplikasi yang identik dengan Apple, karena ini adalah aplikasi serbaguna bagi pengguna perangkat berlogo apel kroak. Kabar terbaru mengungkapkan bahwa aplikasi ini akan dimatikan, tepatnya saat ajang Worldwide Developer Conference (WWDC) 2019 digelar.

Dilansir dari Bloomberg, Minggu (2/6/2019), di ajang konferensi tahunan itu Apple kabarnya akan mengumumkan rencana mereka untuk memensiunkan aplikasi ini. Dan, ini memang bukan pertama kalinya kabar semacam ini berhembus.

Pasalnya, sebelum ini juga ada rumor yang menyebut Apple bakal merilis aplikasi terpisah untuk layanan music dan TV-nya. Kedua layanan itu sebelumnya terintegrasi di dalam iTunes.

Alasan Apple akan memensiunkan iTunes in kabarnya dikarenakan aplikasi itu sudah terlalu penuh dan berat karena semua fitur yang harus dibenamkan di dalamnya.

Apple telah mendesentralisasikan media pada dua perangkatnya, yakni iPad dan iPhone, yang menawarkan aplikasi baru tersebut dan ke depannya akan menyusul di perangkat Mac serta Macbook.

Aplikasi musik barunya nanti akan menawarkan beberapa fungsi yang sama dengan iTunes saat ini, seperti membeli lagu dan menghubungkan antar perangkat dengan antarmuka yang lebih simpel serta kemudahan akses melalui layanan streamingnya.

Strategi ini dirasa penting untuk masa depan Apple karena perusahaan sedang berjuang dalam penjualan ponselnya yang lamban dengan hadirnya beberapa program baru dapat meningkatkan pertumbuhan di divisi layanannya.

Dengan ditutupnya iTunes, Apple jelas bakal menarik perhatian sebagai penyedia layanan hiburan yang beragam, tidak lagi sebagai perusahaan yang menjual banyaknya hiburan hanya dari satu aplikasi. (dai)

 


KOMENTAR