JURNALPATROLINEWS – Raksasa media sosial Facebook merilis fitur baru, Community Actions. Fitur ini merupakan petisi online yang memungkinkan pengguna memberi tahu dan menyampaikan keluhan kepada pejabat mengenai suatu masalah.

Nantinya pengguna dapat membuat petisi kemudian menandai pejabat publik atau organisasi yang relevan, dan membuat teman-teman mereka mendukung apa yang sedang diperjuangkan. Pendukung dalam tiap petisi bisa mendiskusikan topik dengan sesama pendukung di halaman dan juga dapat membuat penggalangan dana.

Dilansir dari laman The Verge, Senin 21 Januari 2019, petisi online ala Facebook ini akan menambah platform petisi daring. Sebelumnya, kita sudah familiar dengan platform change.org. Platform ini menjadi pilihan pengguna internet di berbagai belahan dunia untuk membuat petisi online.

Facebook jelas berharap mereka dapat menyediakan sarana bagi pengguna untuk kebaikan komunitasnya. Dalam beberapa tahun terakhir ini, Facebook telah meluncurkan sejumlah fitur, yang dirancang untuk membuat pengguna lebih terlibat di platform mereka.

Contohnya dalam bidang politik, Facebook telah mengenalkan fitur Town Hall, yang membantu warga lokal untuk bisa terakses ke pejabat setempat. Selain itu, Facebook juga mengenalkan fitur Candidate, yang memungkinkan kandidat politik untuk memberi tahu videonya ke konstituennya.

Untuk fitur petisi online ini, pengguna harus mengatur petisi dengan cara yang jelas, dan menaati aturan yang ditetapkan Facebook. Uniknya, Facebook mencegah pengguna menuntut seorang pejabat turun dari jabatannya dalam petisi online mereka.

Juru bicara Facebook mengonfirmasi, petisi online ini baru diluncurkan untuk pengguna di Amerika Serikat. Sebelumnya fitur petisi ini telah diuji di beberapa negara.


KOMENTAR