Selasa, 08 Januari 2019 14:49 WIB

GOSIP

Polisi Akan Jerat Pelaku Penyebar Foto Bugil Vanessa Angel Dengan UU ITE

Aldhy Irawan - jurnalpatrolinews
Polisi Akan Jerat Pelaku Penyebar Foto Bugil Vanessa Angel Dengan UU ITE Foto : Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (8/1).

JurnalPatroliNews JAKARTA - Artis Vanessa Angel diamankan petugas Polda Jatim atas kasus prostitusi online. Akibat kasus tersebut, beberapa foto Vanessa yang tak berbusana tersebar di media sosial dan aplikasi pesan pendek.

Polisi tak tinggal diam. Penyebar foto bugil artis cantik tersebut diancam dikenakan Undang-Undang ITE.

"Nanti bisa kita kenakan juga UU ITE," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Selasa (8/1).

Argo mengimbau masyarakat untuk bijak dalam menggunakan ponsel pintar. Sebab, lanjut Argo, ada undang-undang yang mengatur jika tak digunakan dengan baik.

"Pernah kita sampaikan bahwa untuk kita menggunakan gadget terutama ada video call, ada foto kita harus bijak. Kira kira norma seperti apa yang bisa kita sampaikan kita kirimkan. Kita ada norma norma ya. Kita dalam kehidupan ada norma norma ya," bebernya.

Vanessa Angel disebut sebagai artis berinisial VA yang diciduk pihak kepolisian karena kasus prostitusi di Surabaya, Jawa Timur pada Sabtu, 5 Januari 2019 sore. Kabar penangkapan artis berinisial VA diungkap Subdit Siber Direktorat Reserse Kriminal Khusus Kepolisian Daerah Jawa Timur. Saat itu, polisi menangkap empat orang di sebuah hotel di Surabaya. Dua di antaranya merupakan artis asal Jakarta.

Nama Vanessa Angel langsung tersangkut lantaran dalam unggahan di hari yang sama dia mengaku sedang di Surabaya. Dalam Insta Story-nya, Vanessa menulis "Menjemput rejeki di awal tahun 2019".

Dugaan itu semakin kuat karena foto wanita ditangkap mengenakan baju yang mirip dengan pakaian Vanessa Angel dalam unggahan video terakhirnya di Insta Story-nya.

Setelah diringkus, Vanessa mengungkapkan penyesalannya kepada awak media. Ia meminta maaf atas kegaduhan yang terjadi atas perbuatannya. (dai)


KOMENTAR