Untuk EBT, Jokowi Tawarkan 30 Ribu Ha Lahan Kalimantan ke Investor Asing

JurnalPatroliNews – Jakarta,- Presiden Joko Widodo (Jokowi) menawarkan 30 ribu hektare (ha) lahan di Kalimantan Utara untuk industri energi baru terbarukan (EBT) kepada investor asing dalam KTT G20 di Nusa Dua, Bali.

Jokowi meyakini keberadaan lahan tersebut akan menarik para investor bergabung dalam green industrial farm yang saat ini sedang dirancang.

“Kami menyiapkan Kalimantan Utara, 30 ribu ha lahan untuk green industrial farm, yang nantinya saya yakin akan berbondong-bondong investor datang untuk membangun produk-produk hijau dari Indonesia,” ujarnya, Senin (14/11).

Jokowi memaparkan potensi EBT di Indonesia sangat lah besar. Salah satunya adalah potensi 434 ribu gigawatt dari hydropower, baik dari geothermal, solar panel, angin, maupun jenis EBT lainnya.

“Inilah kesempatan bagi para investor untuk menjalin kerja sama dengan Indonesia. Membawa investasi, membawa teknologi, karena ini memerlukan uang yang tidak sedikit, untuk bersama-sama membangun ekonomi hijau di Indonesia,” papar Jokowi.

Ia menilai industrialisasi bahan-bahan mentah yang dimiliki memang harus dihentikan untuk mendapatkan nilai tambah yang baik dan meningkatkan pendapatan.