Hadiri KTT G20, Tunggangan Biden Muncul di Bali, ‘The Beast’ Bisa Kode Nuklir

JurnalPatroliNews – jakarta,- Amerika Serikat (AS) merupakan negara yang cukup ketat dalam pengamanan kepala negaranya. Bahkan, presiden Negeri Paman Sam diberikan sebuah mobil kepresidenan khusus yang akan digunakan kemanapun sang pemimpin pergi, termasuk di luar negeri.

Mobil itu pun terlihat saat Presiden AS Joe Biden, datang ke Bali, Indonesia, pada Minggu untuk menghadiri KTT G20. Berbeda dengan kepala negara lainnya yang mendapatkan mobil dari penyelenggara, Biden justru menaiki mobil Kepresidenan AS Cadillac One atau yang dikenal dengan julukan ‘The Beast’.

 The Beast yang saat ini dipakai sendiri merupakan buatan tahun 2018. Mobil yang saat itu bernilai kontrak mencapai US$ 15,8 juta (Rp 244 miliar) itu dirancang agar terlihat seperti versi sedan Cadillac XT6 yang diregangkan, dikutip rekan media.

Dari segi bodi, limosin 7 penumpang ini dilapisi campuran baja, aluminium, dan pelindung keramik untuk ancaman yang berbeda. Secret Service menolak untuk memberikan rincian spesifik, tetapi dinding limusin itu diyakini berukuran setidaknya delapan inci tebal dengan lima inci jendela multilayer yang membuat pintu mobil itu milik pesawat Boeing 757.

Mobil itu juga dilengkapi fitur perlindungan terhadap serangan biokimia serta dilengkapi dengan ban run-flat sehingga kendaraan itu tetap mampu berjalan meski bannya tertembak peluru dalam situasi darurat. Terdapat juga berbagai macam persediaan medis di mobil seperti lemari es yang penuh dengan golongan darah presiden.

Selain itu, The Beast juga mampu mengeluarkan tabir asap, menembakkan gas air mata, dan meletakkan lapisan minyak untuk membuat kendaraan yang mengejarnya kesulitan. Bahkan, gagang pintu dapat disetrum untuk mengejutkan mereka yang mungkin mencoba masuk ke dalam.

Untuk komunikasi, The Beast juga dilengkapi peralatan canggih. Termasuk kemampuan mengirimkan kode yang diperlukan untuk menembakkan senjata nuklir.

Sementara itu, dalam iring-iringannya, The Beast biasanya didukung oleh konvoi kendaraan pelindung dan barisan petugas Secret Service. Ada juga satu limosin cadangan untuk mengelabui penjahat serta kendaraan komunikasi khusus.