Kesepakatan Ekspor Biji-bijian Ukraina yang ditandatangani di Istambul,Telah Mengubah Harga Gandum Secara Global

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kesepakatan ekspor biji-bijian Ukraina yang ditandatangani di Istambul pada Jumat (22/7), telah mengubah harga gandum secara global, hanya beberapa saat setelah keputusan itu diumumkan.Harga gandum telah turun secara drastis pada Jumat (22/7).

Di Chicago, misalnya. Harga gandum untuk pengiriman September turun 5,9 persen menjadi 7,59 dolarAS per gantang, yang setara dengan sekitar 27 kilogram.Itu adalahharga terendah sejak Rusia menginvasi Ukraina pada 24 Februari.

Di Euronext, harga gandum untuk pengiriman September turun 6,4 persen menjadi 325,75 dolar AS per ton.

Ukraina dan Rusia telah menyepakati untuk bersama-sama membuka koridor aman di mana kapal-kapal Ukraina dapat masuk dan keluar dari tiga pelabuhan Laut Hitam yang ditunjuk di dan sekitar Odessa. Kesepakatan ini sangat membantu menghindari krisis pangan yang mulai dirasakan beberapa negara yang bergantung kepada gandum Ukraina.

Kesepakatan pada Jumat adalah hasil kerja keras bersama yang dimediasi oleh Turki dan PBB.

Sejak Rusia menginvasi Ukraina, sekitar 25 juta ton gandum dan biji-bijian lainnya tertahan di pelabuhan yang diblokir Rusia. Ranjau darat yang dipasang Ukraina di sekitar pelabuhan, menjadi alasan Rusia tidak membuka blokirannya sebelum ranjau tersebut dilumpuhkan. Untuk sementara, masing-masing bisa bernapas lega karena kebutuhan biji-bijian sangat ditunggu banyak negara.

Namun, para ahli masih meragukan bahwa kesepakatan koridor pengiriman akan berjalan tanpa kendala untuk ke depannya.

Komentar