Moskow Klaim Hancurkan 7 Gudang Amunisi Ukraina

JurnalPatroliNews – Moskow,- Kementerian Pertahanan Rusia mengklaim telah menghancurkan tujuh gudang amunisi di timur dan selatan Ukraina, termasuk wilayah Zaporizhzhia. Pernyataan itu disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia, Selasa (2/8/2022).

Selain menyasar gudang senjata, pasukan Kremlin juga menyerang pasukan Ukraina di wailayah Mykolaiv dan wilayah Kharkiv.

Ukraina telah meningkatkan upayanya untuk merebut kembali wilayah yang dikuasai Rusia di selatan. Pekan lalu, mereka menyebut pihaknya melihat bukti bahwa Moskow mengerahkan kembali pasukannya untuk mempertahankan wilayah yang direbut.

Di hari yang sama, Kementerian Pertahanan Rusia juga menyebut AS terlibat langsung dalam konflik di Ukraina.

Pasalnya, mata-mata AS menyetujui dan mengoordinasikan serangan rudal Ukraina terhadap pasukan Rusia.

Kementerian mengatakan, Wakil Kepala Intelijen Militer Ukraina,  Vadym Skibitsky telah mengakui kepada surat kabar Telegraph bahwa Washington mengoordinasikan serangan rudal HIMARS.

“Semua ini tidak dapat disangkal membuktikan bahwa Washington, bertentangan dengan klaim Gedung Putih dan Pentagon, terlibat langsung dalam konflik di Ukraina,” kata kementerian pertahanan.

Presiden AS Joe Biden mengaku ingin Ukraina mengalahkan Rusia dan telah memasok miliaran dolar senjata ke Kiev.

Namun begitu, para pejabat AS tidak menginginkan konfrontasi langsung antara tentara AS dan Rusia.

Rusia mengatakan, pemerintahan Biden bertanggung jawab atas serangan rudal terhadap sasaran sipil di daerah-daerah yang dikendalikan oleh pasukan yang didukung Rusia di Ukraina timur.

 “Pemerintahan Biden bertanggung jawab langsung atas semua serangan roket yang disetujui Kiev di daerah pemukiman dan infrastruktur sipil di Donbass dan wilayah lain. Serangan mereka telah mengakibatkan kematian massal warga sipil,” kata kementerian pertahanan.

Komentar