Setop Main-main dengan Rusia, Zelenskyy Serukan Barat: Negaranya Akan Tetap Merdeka

Foto : Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky/net

JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyerukan Barat untuk berhenti bermain-main dengan Rusia dan menjatuhkan sanksi yang lebih keras untuk mengakhiri “perang tidak masuk akal” di Ukraina. Zelensky pun menegaskan bahwa negaranya akan tetap merdeka.

Dilansir dari kantor berita Reuters, Sabtu (28/5/2022), kritik Zelensky terhadap Barat telah meningkat dalam beberapa hari terakhir ketika Uni Eropa bergerak lamban menuju kemungkinan embargo minyak Rusia, dan ketika ribuan tentara Rusia mencoba mengepung kota Sievierodonetsk dan Lysychansk di Ukraina timur.

Bacaan Lainnya

Tiga bulan setelah invasinya ke Ukraina dimulai, Rusia telah menghentikan serangannya di ibu kota Kiev dan berusaha untuk mengkonsolidasikan kendali atas kawasan industri Donbas di Ukraina timur, di mana Putin telah mendukung pemberontakan separatis sejak 2014.

“Ukraina akan selalu menjadi negara merdeka dan tidak akan hancur. Satu-satunya pertanyaan adalah berapa harga yang harus dibayar rakyat kita untuk kebebasan mereka, dan berapa harga yang akan dibayar Rusia untuk perang yang tidak masuk akal ini melawan kita,” kata Zelensky dalam pidato pada hari Kamis (26/5) larut malam waktu setempat.

“Peristiwa bencana yang sedang berlangsung masih bisa dihentikan jika dunia memperlakukan situasi di Ukraina seolah-olah menghadapi situasi yang sama, jika kekuatan yang ada tidak bermain-main dengan Rusia tetapi benar-benar mendesak untuk mengakhiri perang,” cetus Zelensky.

Dia mengeluh tentang ketidaksepakatan di dalam Uni Eropa soal lebih banyak sanksi terhadap Rusia, dan bertanya mengapa beberapa negara diizinkan untuk memblokir rencana tersebut.

Uni Eropa saat ini sedang membahas putaran keenam tindakan hukuman, termasuk embargo impor minyak Rusia. Ini membutuhkan kebulatan suara, tetapi Hungaria menentang gagasan itu dengan alasan bahwa ekonominya akan terlalu menderita.

Hungaria membutuhkan waktu hingga empat tahun untuk beralih dari minyak mentah Rusia dan melakukan investasi besar untuk menyesuaikan ekonominya.

Seorang pejabat tinggi Hungaria mengatakan, sampai ada kesepakatan untuk semua masalah tersebut, Hungaria tidak dapat mendukung embargo minyak Rusia yang diusulkan Uni Eropa.

Zelensky mencatat bahwa Rusia mendapatkan €1 miliar per hari dari Uni Eropa untuk pasokan energi.

“Berapa minggu lagi Uni Eropa akan mencoba menyetujui paket keenam ini?” tanyanya.

Pos terkait