Tentara Chechnya Klaim Rebut Kota Popasna, Ukraina: Kenyataannya Tidak Seperti Itu!

FOTO : REUTERS

JurnalPatroliNews – Jakarta – Kepala Republik Chechnya, Ramzan Kadyrov, mengklaim tentaranya telah menguasai sebagian besar kota Popasna di Ukraina timur. Hal ini diumumkan Kadyrov lewat sebuah unggahan dalam aplikasi pesan singkat Telegram, pada Minggu, 8 Mei 2022.

“Pasukan khusus Chechnya telah menguasai sebagian besar Popasna. Jalan-jalan utama dan distrik pusat kota telah sepenuhnya dibersihkan,” kata Kadyrov, seperti dikutip Reuters.

Bacaan Lainnya

Chechnya adalah sebuah wilayah di Rusia yang berbentuk republik. Chechnya secara de factor telah meraih kemerdekaan setelah perang Chenchen pada 1994 – 1996.

Namun secara de jure masih menjadi bagian dari Rusia. Kadyrov menolong invasi Rusia ke Ukraina karena Moskow telah mendukung kemerdekaan Chechnya. Bukan hanya itu, dalam beberapa tahun terakhir banyak terjadi pembangunan di Chechnya lewat bantuan Moskow.

Beda dengan pengumuman Kadyrov, para pejabat Ukraina mengatakan pertempuran di timur negara itu masih berlangsung. Oleksiy Arestovych, penasihat Presiden Volodymyr Zelenskiy, pada Sabtu malam, 7 Mei 2022, mengkonfirmasi pertempuran sengit di kota itu masih berlanjut.

“Para propagandis Rusia dengan gembira telah melaporkan bahwa mereka telah mengambilnya, tetapi kenyataannya tidak seperti itu. Ini adalah klaim ‘penangkapan Popasna’ ke-117 mereka, hanya dalam minggu ini,” kata Arestovych dalam sebuah video di media sosial.

Gubernur Luhansk, Serhiy Gaidai pada Sabtu kemarin mengatakan kalau tentara Ukraina masih menguasai daerah tersebut.

Pos terkait