Turis AS Ditangkap Usai Diam-Diam Masuki Pulau Terlarang Sentinel Utara di India

JurnalPatroliNews – Jakarta – Seorang wisatawan asal Amerika Serikat bernama Mykhailo Viktorovych Polyakov (24) ditahan oleh otoritas India setelah diam-diam mendarat di Pulau Sentinel Utara, kawasan yang dilindungi dan tertutup bagi siapa pun, termasuk warga lokal maupun asing.

Pulau terpencil tersebut merupakan bagian dari Kepulauan Andaman dan Nicobar di Samudra Hindia, dan dihuni oleh suku Sentinel, komunitas adat yang secara ketat menghindari interaksi dengan dunia luar dan sangat rentan terhadap penyakit luar.

Masuk Tanpa Izin, Tinggalkan Sesajen

Menurut keterangan Kepala Polisi Kepulauan Andaman dan Nicobar, HGS Dhaliwal, Polyakov berhasil mencapai pulau itu menggunakan perahu karet bermotor setelah berlayar sejauh 35 kilometer dari pulau utama pada akhir Maret 2025. Ia sempat meniup peluit selama sekitar satu jam untuk memancing perhatian warga pulau sebelum mendarat.

Saat mendarat, ia sempat berada di pantai selama sekitar lima menit. Selama waktu singkat itu, ia meninggalkan persembahan berupa kelapa dan sekaleng Diet Coke, serta mengambil sampel pasir dan merekam aksinya menggunakan kamera GoPro.

Rekaman dari kamera yang kemudian disita oleh pihak berwenang menunjukkan dengan jelas bahwa Polyakov benar-benar menginjakkan kaki di wilayah yang dilindungi keras tersebut. Ia akhirnya ditangkap pada 31 Maret dan kini menjalani penahanan selama tiga hari untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

Mengingat Tragedi 2018

Pulau Sentinel dikenal sangat tertutup, bahkan memiliki catatan kekerasan terhadap orang asing yang mencoba mendekat. Tragedi paling terkenal terjadi pada 2018, saat misionaris asal AS John Allen Chau tewas dibunuh oleh suku tersebut dalam upayanya untuk mendekat. Jenazahnya pun tak pernah berhasil diambil kembali karena larangan ketat yang melindungi pulau itu.

“Mereka hidup dalam isolasi yang hampir total, dan kami berkewajiban untuk melindungi hak serta eksistensi budaya mereka,” ujar Dhaliwal.

Penyelidikan Diperluas

Pihak berwenang kini tengah menelusuri kemungkinan adanya bantuan dari pihak lokal yang memfasilitasi penyusupan ini. Rupanya, ini bukan percobaan pertama Polyakov. Ia diketahui sudah dua kali mencoba masuk pada Oktober 2024 dan Januari 2025, namun gagal karena faktor alam dan peringatan dari pihak hotel.

Sentinel dan Isu Turisme di Wilayah Terpencil

Pulau Sentinel hanyalah satu dari beberapa wilayah di Kepulauan Andaman dan Nicobar yang dihuni oleh komunitas asli yang hidup dalam isolasi. Selain suku Sentinel, terdapat pula suku Jarawa, yang juga menghadapi tekanan dari luar akibat pariwisata.

Beberapa aktivis mengungkap praktik suap kepada pejabat lokal agar turis bisa “mengintip” kehidupan masyarakat adat, memicu kekhawatiran atas keberlangsungan budaya mereka.

Pemerintah India telah menegaskan larangan keras terhadap segala bentuk kontak dengan masyarakat adat di wilayah tersebut dan terus mengimbau masyarakat dunia untuk menghormati batas hukum dan etika dalam berinteraksi dengan komunitas yang memilih hidup dalam isolasi.

Komentar