Sultra Gelar Skrining Gratis untuk Cegah AIDS, Malaria, dan TBC

JurnalPatroliNews – Kendari – Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) resmi meluncurkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus penyediaan obat-obatan untuk menekan penyebaran penyakit menular seperti AIDS, malaria, dan tuberkulosis (TBC).

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Sultra, dr. Asridah Mukaddim, mengatakan program tersebut menyasar seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga di daerah terpencil.
“Langkah ini merupakan upaya memperluas jaminan kesehatan, memperkuat layanan dasar, sekaligus mempercepat penanggulangan penyakit menular di Bumi Anoa,” ujarnya di Kendari, Senin (18/8/2025).

Asridah menjelaskan, program ini sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto dan Kementerian Kesehatan dalam pemberantasan penyakit ATM (AIDS, TBC, Malaria) dengan target zero kasus pada 2030.

Menurutnya, strategi yang ditempuh terdiri dari active case finding dan passive case finding.

  • Active case finding dilakukan dengan menurunkan tenaga kesehatan langsung ke lapangan untuk mendeteksi masyarakat yang berisiko maupun yang belum pernah memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.
  • Sementara passive case finding dijalankan melalui puskesmas maupun rumah sakit, di mana pasien dengan gejala langsung diarahkan ke pemeriksaan sesuai standar medis.

“Kombinasi dua strategi ini diharapkan mampu mempercepat deteksi dan penanganan sehingga kasus baru bisa ditekan semaksimal mungkin,” jelasnya.

Asridah menegaskan seluruh layanan tersebut diberikan gratis di puskesmas dan rumah sakit di seluruh Sultra. Program ini masuk dalam RPJMD Sultra 2025–2029 di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sumangerukka dan Wakil Gubernur Hugua.

Selain layanan kesehatan, Pemprov Sultra juga memastikan stok obat di instalasi farmasi tetap tersedia, serta melakukan monitoring, evaluasi, dan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan agar program berjalan optimal.