Selasa, 11 Desember 2018 22:35 WIB

TRAVEL

Air Terjun 7 Tingkat Telalang Jaya

E. Wardiyanto - jurnalpatrolinews
Air Terjun 7 Tingkat Telalang Jaya Foto : Air Terjun Telalang Jaya

JURNALPATROLINEWS - Wisata air terjun bukan hanya ada di daerah Bogor atau Jawa Barat. Masih banyak daerah di Indonesia yang memiliki air terjun tak kalah indah. Salah satunya di Kabupaten Merangin, Jambi.

Di sana, memang banyak obyek wisata alam yang sangat indah. Mulai dari geopark hingga sungai untuk air terjun. Selain itu, ada Air Terjun Telalang Jaya yang memiliki tujuh tingkatan. Aliran air dari tingkat paling tinggi hingga akhir sangat menarik untuk dilihat.

Air terjun ini terletak di tengah hutan sehingga kealamiannya masih terjaga. Lokasinya juga sering dimanfaatkan untuk bertualang. Tak jarang wisatawan datang dengan menggunakan sepeda atau motor trail. Namun tak sedikit yang memilih untuk berjalan kaki. Walaupun sedikit letih, tapi dijamin perjuangan untuk melihat air terjun akan terbayar sesampainya di lokasi.

Di setiap tingkatan air terjun terdapat kolam yang sering dimanfaatkan oleh wisatawan untuk berendam atau bermain air. Segarnya air memang mampu melepas kepenatan dan menambah semangat. Belum lagi suasana asri di sekitar air terjun yang dapat menenangkan pikiran.

Apabila wisatawan ingin berpindah dari satu kolam ke kolam lain, bisa memanfaatkan bebatuan yang ada di sekitarnya.

Di sisi lain, ada mitos terkait kolam yang dipercaya warga sekitar. Konon air terjun ini sering digunakan untuk para bidadari mandi dan masing-masing bidadari memiliki kolam favorit. Oleh karenanya air terjun ini juga dikenal dengan nama Air Terjun Tujuh Bidadari.

Bagi wisatawan yang ingin mengunjungi air terjun, bisa menempuh perjalanan dari Kota Bangko menuju Desa Telentam. Jarak menuju air terjun kurang lebih 85 kilometer dan waktu yang diperlukan kira-kira 2 jam. Sesampainya di desa, perjalanan menuju air terjun dilanjutkan dengan membelah hutan dan melewati sebuah jembatan gantung.

Medan yang harus dilewati memang cukup menantang dan tak mudah. Maka dari itu, wisatawan disarankan untuk datang menggunakan sepeda motor. Terlebih jalannya masih sangat kecil. Sedangkan bagi wisatawan yang membawa mobil, dpaat diparkirkan di rumah warga dan menuju air terjun dengan berjalan kaki.


KOMENTAR