Kamis, 19 Maret 2020 17:52 WIB

KESEHATAN DAN INTIM

Bisakah Virus Corona COVID-19 Menular Lewat Uang Kertas?

Ferdinand Mannopo - jurnalpatrolinews
Bisakah Virus Corona COVID-19 Menular Lewat Uang Kertas? Foto : Ilustrasi

JurnalPatroliNews - VIRUS corna COVID-19 memang dapat bertahan hidup di benda mati. Dalam kasus virus Corona SARS, virus dapat bertahan hidup selama 2 hari pada baja, 4 hari jika menempel di kayu dan kaca, serta 5 hari pada logam, plastik, dan keramik.

Seorang ahli epidemiologi di University of North Carolina, Rachel Graham, mengatakan, umur tepat virus tergantung pada banyak faktor, termasuk suhu, kelembaban, dan jenis permukaan di sekitarnya.

Peneliti National Institutes of Health (NIH) pun membandingkan umur coronavirus COVID-19 pada permukaan dengan coronavirus SARS.

Mereka menemukan bahwa kedua virus Corona hidup paling lama dengan stainless steel dan polypropylene, sejenis plastik yang digunakan dalam segala hal, mulai dari mainan hingga bagian mobil. Kedua virus bertahan hingga tiga hari di plastik, dan coronavirus bertahan hingga tiga hari di atas baja.

Menurut Graham, virus akan lebih menempel pada permukaan yang halus dan tidak keropos seperti gagang pintu dan permukaan meja. Tapi, untuk permukaan yang tidak rata, seperti uang, rambut, dan kain, tidak memungkinkan virus tidak bisa pindah.

"Selama ruang kecil atau lubang di dalamnya dapat menjebak mikroba dan mencegah transfernya," kata Graham seperti dilansir dari businessinsider.

"Koin akan menularkan virus lebih baik daripada uang kertas, tetapi ini seharusnya tidak menjadi masalah besar. Aturan dasar sebenarnya adalah menganggap uang kotor, karena memang demikian. Terlalu banyak berpindah-pindah," tutur dia.

Studi Journal of Hospital Infection juga menemukan bahwa lonjakan suhu membuat perbedaan dalam rentang hidup coronavirus. Lompatan 18 derajat Fahrenheit atau 7 celcius, dari 20 derajat ke 30 derajat, mengurangi umur hidup virus di permukaan baja setidaknya setengah.

Itu karena beberapa coronavirus, termasuk yang baru ini, memiliki amplop virus: lapisan lemak yang melindungi partikel virus ketika bepergian dari orang ke orang di udara. Selubung itu bisa mengering dan membunuh virus.

Jadi, kelembaban yang lebih tinggi, suhu sedang, angin rendah, dan permukaan padat semuanya akan mempengaruhi kelangsungan hidup virus Corona.

[okz]


KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028