JURNALPATROLINEWS – Sate kambing banyak diminati orang. Selain rasanya yang gurih, daging kambing juga memiliki tekstur yang kenyal dan berserat.

Meski enak, sayangnya konsumsi kambing selalu dikaitkan dengan dampak buruknya bagi kesehatan seperti memicu kolesterol, darah tinggi, hingga kegemukan.

Padahal menurut Spesialis Gizi Klinis, dr. Ida Gunawan MS, SpGK (K), kandungan lemak daging kambing justru lebih rendah dibanding daging sapi. Ida menyebut, 100 gram daging kambing hanya memiliki 225 kalori dengan kandungan lemak 15-18 gram.

"Tergantung bagian mana yang diambil, bagian paha dan bahu adalah yang rendah lemaknya. Tetapi yang jadi masalah sate kambing adalah lemak daging supaya wangi saat dibakar, ini yang bahaya kandungan lemaknya ditambah," ujarnya dalam tayangan Ayo Hidup Sehat (AHS) di tvOne, Kamis, 11 Juli 2019.

Meski begitu, kata Ida, penting untuk memerhatikan jumlah daging kambing yang akan dikonsumsi setiap harinya. Ia menjelaskan, dalam satu hari seseorang disarankan hanya mengonsumsi 100 gram daging kambing.

"Usahakan bagian lemak jangan dimakan, pilih saja dagingnya. Kalau pakai lemak memang gurih namun kadar lemak dalam darah akan naik, otomatis kadar kalorinya juga naik. Belum lagi tambahan bumbu kacang dan kecapnya."

Di sisi lain, Ida juga menepis isu mengenai memakan daging kambing bisa menaikkan vitalitas pria. Isu ini muncul lantaran pasca memakan daging kambing suhu tubuh meningkat. Padahal kata dia, meningkatnya suhu dalam tubuh lantaran dalam daging kambing mengandung protein yang cukup tinggi.

"Enggak, sampai sekarang belum ada penelitian daging kambing bisa meningkatkan libido. Kalau kita makan daging kambing kita merasa hangat karena kambing kaya akan protein sebesar 25 gram protein, dalam 100 gram daging kambing. Protein inilah yang menaikkan metabolisme tubuh, ini bikin hangat," jelas Ida.

(YN)


Berita Terkait
KOMENTAR
Kontak Informasi
Redaksi : ekawdy77ads@gmail.com
Media Partner : ekawdy77ads@gmail.com
Iklan : jurnalpatroli2016@gmail.com, WA 081318185028