Wagub Bali Cok Ace : Duka NTT adalah Duka Kita Semua

  • Whatsapp
Foto: Wakil Gubernur Bali Prof. Tjokorda Oka Artha Arda Sukawati dengan sapaan akrab Cok Ace.

JurnalPatroliNews – Denpasar – Wakil Gubernur Bali, Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati alias Cok Ace tunjukkan keperihatinan dan rasa empatinya terhadap korban bencana badai seroja NTT.

Orang nomor dua di Bali ini, menitipkan sejumlah uang untuk membantu para korban bencana NTT. Titipan tersebut disampaikannya saat menghadiri Live Music Peduli NTT yang digelar Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT Bali, di Kompleks Kuliner Pojok Sudirman, jalan Sudirman Denpasar, akhir bulan April 2021.

Bacaan Lainnya

PENA NTT adalah singkatan dari Perhimpunan Jurnalis (PENA) NTT yang merupakan komunitas sosial Wartawan Bali asal NTT yang berjumalah 38 orang. Sejak pertengahan April lalu, para Wartawan yang bekerja di berbagai media di Bali ini giat menggalang dana dan bantuan lain dari masyarakat di Bali untuk membantu para korban bencana seroja di NTT.

Usai menyerahkan sumbangannya, Wagub Bali Cok Ace berpesan, bahwa duka di NTT adalah duka bersama.

Dikatakan, bahwa Bali juga beberapa kali alami bencana. Oleh karenanya, dalam menghadapi bencana harus saling menguatkan.

Dalam kesempatan itu, Wagub Cok Ace secara pribadi menyalurkan bantuan berupa uang tunai sebanyak Rp5 juta.

“Saat ini kita sedang menghadapi berbagai bencana. Masalah Covid-19 belum tau kapan akan berakhir, bencana alam, dan tenggelamnya kapal selam KRI Nanggala – 402. Semoga keluarga para korban diberi ketabahan,” ungkap Wagub Cok Ace yang juga merupakan tokoh pariwisata Bali ini.

Pada malam penggalangan dana ini, juga dihadiri oleh Bupati Jembrana, I Nengah Tamba, Sekda Kota Denpasar, I Made Toya, dan undangan lainnya. Mereka semua turut memberikan sumbangsih untuk para korban bencana siklon tropis Seroja.

Melihat antusias dan ketulusan dari para donatur yang merupakan pejabat pemerintahan di Bali itu disambut baik oleh Ketua Pena NTT Bali, Igo Kleden.

Dalam kesempatan itu Igo mengaku kegiatan galang dana ini merupakan kali kedua dilakukan oleh Pena NTT. Sebelumnya Desember 2020 Pena NTT menyalurkan bantuan untuk korban gempa di Flores, NTT.

“Penggalangan dana ini merupakan untuk kedua kalinya. Sebelumnya kami galang dana untuk korban bencana gunung berapi di Flores, Lembata. Pada saat itu kami langsung turun sendiri untuk menyalurkan bantuan yang diberikan para donatur,” ungkap Igo dalam sambutanya pada acara amal tersebut.

Kegiatan galang dana yang digelar sejak pukul 17.00 Wita sampai pukul 22.00 Wita itu dimeriahkan oleh Wanita Katolik Republik Indonesia (WKRI) Bali.

Pada acara pembukaan, WKRI Bali melakukan senam zumba. Dimana lagu-lagu yang digunakan adalah lagu-lagu dari daerah NTT, seperti Gemu Fa Mi Re dan Tobelo. Selanjutnya live music oleh acoustic Geby & Friend. (* – TiR).-

Pos terkait