Dua Wamenkeu Baru Dilantik Prabowo, Satu dari BI dan Satu Veteran Kemenkeu

JurnalPatroliNews | Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menambah dua pejabat dalam jajaran pimpinan Kementerian Keuangan. Nurkholisoh Ibnu Aman dan Luky Alfirman resmi dilantik sebagai Wakil Menteri Keuangan di Istana Negara, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Keduanya dilantik untuk mendampingi Menteri Keuangan Suahasil Nazara dalam menjalankan tugas pengelolaan keuangan negara. Dengan masuknya Nurkholisoh dan Luky, Kementerian Keuangan kini memiliki tiga Wakil Menteri Keuangan, bersama Juda Agung yang telah lebih dahulu menduduki posisi tersebut.

Pengangkatan kedua pejabat tersebut dituangkan dalam Keputusan Presiden Nomor 104/P Tahun 2026 untuk sisa masa jabatan periode 2024–2029.

Dilantik Bersamaan di Istana Negara

Pelantikan berlangsung dalam rangkaian pengucapan sumpah jabatan sejumlah pejabat negara.

Presiden Prabowo memimpin langsung prosesi pengucapan sumpah. Para pejabat yang dilantik kemudian mengikuti sumpah untuk setia kepada Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta menjalankan peraturan perundang-undangan demi kepentingan bangsa dan negara.

Masuknya dua Wamenkeu baru menambah struktur kepemimpinan di Kemenkeu yang sebelumnya telah diisi Juda Agung sebagai wakil menteri.

Nurkholisoh, Berpengalaman di Bank Indonesia

Nurkholisoh Ibnu Aman memiliki latar belakang sebagai ekonom dan peneliti dengan pengalaman panjang di Bank Indonesia.

Ia menempuh pendidikan Teknik Industri di Institut Teknologi Bandung. Pendidikan lanjutannya ditempuh di Chalmers University of Technology, University of Chicago Booth School of Business, serta University of Edinburgh Business School.

Kariernya di Bank Indonesia mencakup posisi Senior Economist pada periode 2006–2019. Setelah itu, Nurkholisoh kembali tercatat sebagai Senior Researcher di Bank Indonesia sejak November 2024.

Namanya juga tercatat sebagai salah satu kontributor dalam publikasi Bank Indonesia Institute mengenai sistem pembayaran.

Pengalaman tersebut menempatkan Nurkholisoh pada bidang riset ekonomi, kebijakan moneter, dan sektor keuangan sebelum masuk ke jajaran pimpinan Kementerian Keuangan.

Luky Alfirman, Veteran Kementerian Keuangan

Berbeda dengan Nurkholisoh yang banyak berkarier di bank sentral, Luky Alfirman merupakan pejabat karier di lingkungan Kementerian Keuangan.

Luky telah berkarier di Kemenkeu sejak 1995 dan pernah menduduki sejumlah posisi pimpinan di kementerian tersebut.

Ia pernah menjabat Direktur Jenderal Perimbangan Keuangan sebelum kemudian dipercaya memimpin Direktorat Jenderal Anggaran. Kementerian Keuangan mencatat Luky menerima amanah sebagai Dirjen Anggaran pada 2025 setelah sebelumnya memimpin unit eselon I yang menangani kebijakan transfer ke daerah.

Luky merupakan lulusan Teknik Industri ITB dan melanjutkan pendidikan ekonomi hingga meraih gelar Master of Arts serta Ph.D. dari University of Colorado, Boulder, Amerika Serikat.

Dalam kapasitasnya sebagai Dirjen Anggaran, Luky terlibat dalam proses penyusunan dan pembahasan kebijakan APBN, termasuk konsultasi publik mengenai RUU APBN.

Tiga Wamenkeu di Bawah Suahasil

Dengan pelantikan Nurkholisoh dan Luky, Menteri Keuangan Suahasil Nazara kini didampingi tiga wakil menteri.

Mereka adalah Juda Agung, Nurkholisoh Ibnu Aman, dan Luky Alfirman.

Penambahan dua Wamenkeu tersebut berlangsung ketika Kementerian Keuangan memegang sejumlah agenda penting dalam pengelolaan fiskal dan keuangan negara.

Komposisi baru tersebut sekaligus mempertemukan pengalaman bank sentral dan birokrasi fiskal dalam jajaran wakil menteri.

Nurkholisoh membawa pengalaman riset dan kebijakan ekonomi dari Bank Indonesia, sementara Luky memiliki perjalanan panjang di Kementerian Keuangan dengan pengalaman di sejumlah direktorat jenderal strategis.

Keduanya kini resmi bergabung dalam jajaran Wakil Menteri Keuangan untuk membantu Menteri Keuangan menjalankan tugas pemerintahan hingga akhir periode Kabinet Merah Putih.

Komentar