Mitos atau Fakta, Benarkah Kemunculan Ikan Ini Pertanda Bakal Adanya Tsunami dan Gempa?

  • Whatsapp

Jurnalpatrolinews – Jakarta : Prediksi tsunami setinggi 20 meter yang dipicu gempa megathrust belakangan jadi viral dan ramai diperbincangkan masyarakat. Prediksi itu berdasarkan hasil riset ilmuwan Institut Teknologi Bandung (ITB).

Namun tahukah Anda, berkembang mitos yang menyebut jika tsunami dan gempa bakal terjadi dengan ditandai kemunculan ikan Oarfish atau Regalecus Glesne.

Bacaan Lainnya

Oarfish dianggap memiliki kemampuan luar biasa dan sanggup memprediksi datangnya gempa dan tsunami. Tingkat akurasi prediksinya disebut-sebut mencapai 100 persen.

Dilansir dari Jurnal Presisi, keakuratan makhluk ini disebut-sebut melebihi mesin seismograf ataupun pendeteksi tsunami konvensional. Kemunculan Oarfish bahkan sudah lama dipercaya sebagai pertanda datangnya bencana.

Ikan ini berbentuk panjang menyerupai sea serpent. Dalam mitologi Jepang, Oarfish  dianggap sebagai perwujudan naga air dan dijuluki sebagai ryugu no tsukai yang berarti sang pembawa pesan Raja Laut.

Kemunculan Oarfish di pesisir pantai biasanya selalu disusul dengan kehadiran bencana dahsyat seperti gempa bumi dan tsunami. Kaitan kemunculan ikan ini dengan bencana alam ternyata juga bisa dijelaskan secara ilmiah.

Seorang Profesor Biologi Kelautan dari Universitas Anglia Ruskin di Cambridge, Rachel Grant menjelaskan, jika Oarfish sebagai ikan malam bisa merasakan pergerakan lempeng bumi dengan skala besar di dasar laut. Pergerakan lempeng tersebut akan membuat Oarfish menjadi gelisah dan kemudian naik ke permukaan laut.

“Kala gempa terjadi, akan ada penumpukan tekanan di bebatuan yang bisa menimbulkan muatan elektrostatis dan menyebabkan ion bermuatan listrik lepas ke air,”jelas Grant seperti dilansir dari Euronews, Rabu (30/9/2020).

“Hal tersebut dapat menyebabkan pembentukan hidrogen peroksida, yang merupakan senyawa beracun. Ion berbahaya tersebut juga dapat mengoksidasi bahan organik yang dapat membunuh ikan. Sehingga memaksa Oarfish meninggalkan laut dalam dan naik ke permukaan,” paparnya.

Bagi masyarakat yang tinggal di dekat pantai dan melihat oarfish yang berenang ke perairan dangkal, maka itu bisa menjadi tanda munculnya gempa bumi ataupun tsunami. Oleh sebab itu, warga disarankan segera menghubungi pihak berwajib atau mengungsi ke tempat aman sebagai tindakan antisipasi.  (bizlaw)

 

Pos terkait