Perkuat Kemitraan Strategis, Prabowo Akan Bertemu PM Sanae Takaichi di Tokyo Akhir Maret

JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan melakukan kunjungan kenegaraan resmi ke Jepang pada 29 hingga 31 Maret 2026.

Kunjungan ini menandai lawatan resmi pertama Prabowo ke Negeri Sakura dalam kapasitasnya sebagai Presiden, guna memperkuat kemitraan komprehensif dan strategis antara kedua negara.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Luar Luar Negeri (Kemlu) Jepang yang dirilis Rabu (25/3), rangkaian agenda kepresidenan akan berfokus pada pertemuan tingkat tinggi dengan pucuk pimpinan kekaisaran dan pemerintahan Jepang.

“Selama kunjungannya di Jepang, Presiden akan melakukan kunjungan kenegaraan kepada Yang Mulia Kaisar Jepang Naruhito. Yang Mulia juga akan menyelenggarakan jamuan makan siang kenegaraan untuk menghormati Presiden,” tulis pernyataan resmi Kemlu Jepang.

Selain memenuhi undangan kekaisaran, Presiden Prabowo dijadwalkan melakukan pertemuan bilateral dengan Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum krusial bagi Jakarta dan Tokyo untuk menyelaraskan kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari ekonomi, pertahanan, hingga teknologi.

Pemerintah Jepang menyatakan antusiasme tinggi dalam menyambut kedatangan pemimpin Indonesia tersebut. Kemlu Jepang mencatat bahwa hubungan personal Prabowo dengan Jepang telah terjalin baik, termasuk saat kunjungannya ke Expo 2025 Osaka pada September tahun lalu.

“Kunjungan ini merupakan kesempatan besar bagi kedua negara untuk lebih memperkuat kemitraan komprehensif dan strategis. Pemerintah Jepang dengan tulus menyambut kunjungan Presiden Prabowo,” tambah pihak Kemlu.

Kunjungan ini dipandang sangat penting mengingat posisi Indonesia sebagai mitra kunci Jepang di kawasan Asia Tenggara, terutama dalam menjaga stabilitas kawasan dan percepatan transformasi ekonomi nasional.