Ini Fungsi Asli ‘Keranjang Terbang’ yang Dipakai Murid SD Nyeberang Sungai

  • Whatsapp
Bocah SD di Riau pakai 'keranjang terbang' untuk nyeberang sungai (Foto: dok. Video viral Instagram)

JurnalPatroliNews, Pekanbaru – Video memperlihatkan anak-anak SD menggunakan ‘keranjang terbang’ menyeberangi sungai untuk berangkat ke sekolah di Kampar Kiri, Riau, viral. Keranjang rotan itu sebenarnya dipakai untuk memindahkan buah sawit.

“Itu di area perkebunan, itu adalah tempat langsiran sawit,” ucap Kepala Desa Kuntu, Asril, kepada detikcom, Kamis (10/6/2021).

Asril mengatakan tak ada desanya warganya yang tinggal di daerah tersebut. Dia mengatakan anak-anak yang menyeberang sungai dengan ‘keranjang terbang’ itu adalah anak para karyawan perkebunan yang merupakan warga desa lain.

“Itu anak-anak karyawan, pekerja di kebun itu. Kalau jumlahnya saya kurang jelas ya, soalnya pekerja di sana bukan warga kita,” kata Asril.

Dia juga mengatakan sebenarnya ada akses lain yang bisa digunakan anak-anak itu untuk berangkat sekolah. Namun, katanya, akses itu cukup jauh sehingga bocah-bocah itu memilih menyeberang dengan ‘keranjang terbang’ agar menghemat waktu.

“Kalau dari jalan dia ada Jalan KUD, tapi jauh juga selisihnya. Dari kebun dia, dia nyeberang naik Honda (motor) langsung sampai ke sekolah. Mereka tinggal tidak jauh dari sungai itu,” katanya.

“Ada petugas untuk nyeberangin buah sawit itu. Lahan itu kan 100 hektare milik pribadi, buah semua keluarnya dari situ, kadang warga juga lewat situ untuk pergi mancing. Masalah keamanan, kenyamanan itu urusan perkebunan,” katanya.

Dalam video berdurasi 29 detik yang dilihat detikcom, Kamis (10/6/), tampak tiga murid SD berseragam merah-putih menarik keranjang bulat. Keranjang dari rotan itu diikat ke tali penyeberangan yang melintang dari satu sisi ke sisi lain sungai.

Ketiga murid SD itu selanjutnya mengatur posisi untuk menyeberang. Setelah mengatur posisi, ketiganya mengayunkan rotan dan meluncur menyeberangi sungai bak ‘flying fox’.

Sungai yang diseberangi ketiga pelajar tersebut adalah Sungai Siantan, Kuntu, di Kampar Kiri, Riau. Seorang warga, Andri membenarkan lokasi video viral ada di Kuntu, Kampar Kiri. Aksi tiga pelajar disebut sudah rutin dilakukan setiap hari.

(dtk)

Pos terkait