Buka Apel Dansat 2022, Pangdam Kasuari Tekankan Kesiapsiagaan Satuan Hadapi Situasi Genting

JurnalPatrolinews – Manokwari,- Tangungjawab Kodam Kasuari diantaranya adalah menggelar dan membina satuan untuk kepentingan pertahanan wilayah Provinsi Papua Barat yang merupakan bagian dari pertahanan NKRI. Satuan harus siap dioperasionalkan setiap waktu apabila Negara membutuhkan terutama dalam menghadapi situasi yang genting.

Penekanan ini disampaikan Pangdam XVIII/Kasuari, Mayjen TNI Gabriel Lema, S.Sos., dalam amanatnya saat membuka secara langsung kegiatan apel Komandan Satuan (Dansat) Kodam XVIII/Kasuari TA. 2022, di aula Makodam, Trikora, Arfai 1, Manokwari, Papua Barat, Senin (23/5/2022).

Bacaan Lainnya

Dihadapan para peserta apel Dansat, Pangdam menyampaikan para peserta dituntut untuk dapat menemukan suatu konsep dan formulasi yang tepat bagaimana Dansat dapat menerapkan sistem pembinaan satuan (Binsat) yang diharapkan sehingga dapat tercapai profesionalisme prajurit.

“Untuk itu semua satuan jajaran Kodam perlu melaksanakan Binsat secara berjenjang, sistematis, terukur dan terpadu guna memperoleh kesiapan operasional dalam rangka melaksanakan tugas OMP maupun OMSP”.

“Apel Dansat ini merupakan media efektif bagi pimpinan untuk memberikan kesamaan pemahaman tentang kebijakan pimpinan Kodam XVIII/Kasuari  dalam melaksanakan tugas pokok disamping juga  untuk meningkatkan dan megembangkan kemampuan Dansat dalam menyelenggarakan pembinaan satuan yang siap operasional, meningkatkan kesejahteraan prajurit serta memantapkan kemanunggalan TNI dengan rakyat melalui pembinaan teritorial,” ucap Pangdam.

Ia menambahkan, apel ini merupakan wahana untuk membahas berbagai hal yang terkait dengan kepemimpinan para perwira, sekaligus merupakan forum evaluasi hasil pembinaan satuan dan kepemimpinan para Dansat di tahun 2021 yang lalu.

”Hal yang perlu menjadi perhatian khusus saat ini adalah masalah tingkat disiplin anggota yang masih rendah yang menjurus pada terjadinya pelanggaran. Peran Dansat sangat penting, karena kualitas kepemimpinan menentukan maju mundurnya  sebuah organisasi  termasuk sebuah kesatuan,” tuturnya.

Pos terkait