JPNews
JPNews

JurnalPatroliNews JAKARTA - Presiden Joko Widodo berencana memberikan bonus Rp250 juta kepada atlet angkat besi Eko Yuli Irawan. Lifter Indonesia itu baru saja meraih medali emas dan memecahkan rekor dunia pada kejuaraan dunia angkat besi di Turkmenistan, Sabtu, (3/11).

"Saya kira rakyat dan pemerintah kita sangat bangga atas prestasi yang diberikan oleh Pak Eko di kejuaraan yang kemarin baru saja diikuti," kata Jokowi di Kompleks Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis, (8/11).

Kepala Negara ingin prestasi semacam ini berlanjut. Ia ingin cabang olahraga lain terus memberikan medali bagi Indonesia. Jangan terhenti di Asian Games. 

Pemerintah bakal mendukung penuh atlet. Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) diinstruksikan terus mengawal atlet di tiap kompetisi.

Tak hanya kepada Eko Yuli, Jokowi menginginkan atlet di cabang olahraga lain juga bisa memecahkan rekor dunia.

"Saya kira prestasi-prestasi seperti ini kita harapkan terus berkesinambungan bukan hanya di angkat besi dan berat saja tapi di cabang olahraga yang lainnya juga," ujarnya.

Jokowi melanjutkan, pemerintah akan konsisten memberikan dukungan kepada para atlet yang berlaga di tingkat nasional maupun internasional. Pemerintah juga bakal terus mendorong para atlet di Tanah Air untuk mengikuti ajang olahraga di tingkat dunia.

"Kemenpora akan terus mengikuti tentu saja dari cabang olahraga angkat besi, PABBSI akan terus mengikuti dan mengikutkan atletnya dalam kompetisi dan kejuaraan apa pun," kata dia.

Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi juga akan memberikan bonus kepada Eko. "Presiden Rp250 juta kami Kemenpora Rp200 juta," jelas dia.

Dia menekankan pemusatan latihan nasional (pelatnas) kepada atlet tak boleh berhenti. Hal itulah yang mengantar Eko menjadi juara sekaligus memecahkan rekor dunia.

Menurut dia, prestasi ini tak lepas dari pembinaan, pelatihan, pengawasan, hingga pemenuhan kebutuhan kecil seperi nutrisi, gizi, dan psikologi. Hal itu diperhatikan dalam jangka panjang.

Eko Yuli diundang Jokowi karena meraih 3 medali emas pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2018 di Ashgabat, Turkmenistan. Pada babak final kelas 61 kg di Ashgabat, Sabtu (3/11) malam, Eko mencatat total angkatan clean & jerk sebesar 174 kg, yang merupakan rekor dunia baru. Angkatan itu didapat di kesempatan ketiganya setelah Eko mencatatkan 165 kg dan 170 kg. (dai)


KOMENTAR