JPNews

JURNALPATROLINEWS – Perselisihan antara PT Jakabaring Sport City atau JSC dengan KONI Sumatera Selatan sudah selesai. PT JSC yang sebelumnya menggembok seluruh venue di kompleks JSC kini sudah membukanya kembali.

"Kami sudah mendapat jaminan dari KONI (terkait tunggakan utang pemakaian venue di JSC). Sekarang seluruh atlet binaan KONI sudah bisa menggunakan venue," ungkap Direktur Utama PT JSC, Meina Fatriani Paloh.

Kebijakan PT JSC yang sempat menggembok seluruh venue pada Rabu lalu, 9 Januari 2019, tidak terlepas dari sikap KONI Sumatera Selatan yang belum membayar kewajibannya atas sewa venue sebesar Rp1 miliar.

Sehingga, PT JSC selaku pengelola mengambil langkah tegas dengan tidak memperbolehkan lagi seluruh venue digunakan. JSC baru membuka kembali setelah mendapat jaminan pembayaran.

Atas permasalahan ini, PT JSC bersama KONI sudah melaksanakan mediasi dengan difasilitasi pemerintah provinsi Sumatera Selatan. Sehingga tidak ada lagi permasalahan di antara kedua belah pihak.

"Sejatinya kami satu visi dengan KONI. PT JSC selalu mendukung kemajuan atlet-atlet Sumatera Selatan. Kami juga selalu mengutamakan kebutuhan atlet dalam hal kenyamanan, kebersihan dan keamanan di setiap latihan," ujarnya.

Sementara Wakil Ketua KONI Sumatera Selatan, Dhenny Zainal, mengatakan masalah pembayaran tunggakan KONI akan diselesaikan pada anggaran di tahun 2019.

"Semua sudah diselesaikan dan akan dianggarkan pada tahun 2019. Selain itu pihak JSC juga meminta daftar nama-nama atlet binaan kita yang berlatih di Jakabaring," ungkapnya.


KOMENTAR