JurnalPatroliNews – Jakarta – Ribuan personel polisi dikerahkan untuk menjaga jalannya aksi unjuk rasa para pengemudi ojek online (ojol) yang digelar di kawasan Silang Selatan Monas, Jakarta Pusat, Kamis (18/7). Total ada 1.437 petugas gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Jakarta Pusat, dan jajaran Polsek yang diterjunkan.
Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Susatyo Purnomo Condro, mengimbau agar para peserta aksi tetap mengikuti aturan yang berlaku dan mematuhi arahan dari aparat keamanan di lapangan.
“Silakan sampaikan aspirasi, tapi jangan sampai ada yang melanggar aturan atau berbuat anarkis,” kata Susatyo di Jakarta.
Pengamanan aksi ini diawali dengan apel pasukan di Pos Polisi Merdeka Barat sekitar pukul 08.00 WIB. Kapolres menegaskan pihaknya akan mengawal jalannya demonstrasi dengan pendekatan humanis dan tetap profesional.
Ia juga mengingatkan para orator agar tidak memprovokasi massa atau memancing keributan. “Kami minta orator membantu menenangkan peserta aksi agar tidak terbawa emosi,” ucapnya.
Susatyo pun menegaskan agar seluruh massa tetap tertib, tidak melawan petugas, dan menjaga fasilitas umum agar tetap aman. “Kalau ingin menyampaikan aspirasi, lakukan dengan cara yang damai dan bermartabat,” pesannya.
Kepada para petugas pengamanan, Susatyo menginstruksikan untuk tidak membawa senjata api dan tetap melayani massa dengan pendekatan persuasif namun tegas.
Untuk warga Jakarta, ia mengimbau agar menghindari kawasan sekitar Silang Selatan Monas selama demo berlangsung dan menggunakan jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.










