Bahlil Bantah Isu Gibran Tak Salaman: Salah Ambil Gambar Itu!

JurnalPatroliNews – Jakarta – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menepis kabar yang menyebut Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mengabaikannya saat menghadiri Upacara Gelar Pasukan Operasional dan Kehormatan Militer di Pusdiklatpassus, Batujajar, Bandung Barat, Minggu (10/8/2025).

Isu tersebut mencuat setelah sebuah video beredar di media sosial, menampilkan Gibran menyalami sejumlah pejabat TNI—seperti KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak dan KSAU Marsekal Tonny Harjono—sementara Bahlil terlihat hanya menoleh tanpa berjabat tangan.

Bahlil menegaskan, cuplikan tersebut tidak menggambarkan kondisi sebenarnya. Ia menyatakan hubungannya dengan Gibran baik-baik saja, bahkan keduanya menempuh perjalanan pergi dan pulang bersama menggunakan kereta cepat Whoosh.

“Itu cuma salah ambil gambar. Saya dan Mas Wapres datang satu kereta Whoosh, pulangnya juga bareng, duduk sebelahan malah,” jelas Bahlil usai menemui Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (11/8/2025).

Ia mengaku heran mengapa momen sepele itu menjadi pemberitaan besar. “Kok ada saja berita yang nggak berkualitas,” sindirnya.

Sebelumnya, publik menyoroti kejadian ini karena dianggap kontras dengan momen pada Oktober 2024, ketika dalam rapat kabinet perdana pemerintahan Prabowo-Gibran, Bahlil bahkan mencium tangan Gibran—gestur yang tak ia lakukan saat bersalaman dengan Presiden Prabowo.

Peristiwa tersebut juga mengingatkan pada insiden dua bulan lalu, saat Prabowo terlihat tidak membalas uluran tangan Bahlil sebelum berangkat ke Singapura.
Di tengah sorotan publik, Bahlil saat ini juga sedang menghadapi dinamika politik internal Golkar, di mana muncul dorongan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk mengganti dirinya dari posisi Ketua Umum partai.