Polsek Pelabuhan Pomako Diserang Massa Usai Kecelakaan Maut di Timika

JurnalPatroliNews – Timika, Papua Tengah – Kepolisian Resor (Polres) Mimika melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) pasca penyerangan Markas Polsek Pelabuhan Pomako oleh sekelompok warga pada Kamis (18/9).

Kapolres Mimika, AKBP Billyandha Hildiario Budiman, menjelaskan bahwa tidak ada korban jiwa maupun luka di pihak kepolisian. Namun, bangunan Mapolsek mengalami kerusakan parah. “Sejumlah fasilitas kantor dirusak, mulai dari kaca, meja, kursi, pintu, hingga tandon air yang dihancurkan dengan kapak. Pelaku perusakan masih dalam proses pencarian,” ungkapnya, Minggu (21/9).

Aksi tersebut dipicu kecelakaan lalu lintas. Sebuah truk dari arah Kota Timika menuju Pelabuhan Pomako menabrak warga Kampung Asmat hingga meninggal dunia. Sopir truk yang panik melarikan diri ke Mapolsek Pomako untuk berlindung.

Tidak lama berselang, ratusan warga mendatangi Mapolsek dengan membawa parang, kapak, busur panah, batu, hingga kayu. Mereka menuntut agar sopir yang diamankan polisi segera diserahkan kepada massa. “Saat anggota tengah memeriksa pengemudi itu, tiba-tiba massa menyerbu dan melakukan pengrusakan,” jelas Kapolres.

Hingga kini, Mapolsek Pelabuhan Pomako dijaga ketat oleh puluhan personel Polres Mimika yang diperkuat 50 anggota Brimob Polda Papua Tengah.

Kabag Ops Polres Mimika, AKP Hendri Alfredo Korwa, memastikan kondisi di Distrik Mimika Timur berangsur kondusif. Blokade jalan menuju Pelabuhan Pomako yang sebelumnya dipasang warga pun telah dibuka kembali.