JurnalPatroliNews – Jakarta – Raksasa manufaktur Foxconn bersama Nvidia mengumumkan bahwa mereka akan mengoperasikan robot humanoid sebagai bagian dari tenaga kerja di fasilitas produksi terbaru di Houston, Amerika Serikat. Pabrik ini difokuskan untuk merakit server kecerdasan buatan (AI) yang mendukung teknologi Nvidia.
Pengumuman tersebut disampaikan dalam ajang konferensi pengembang Nvidia di Washington, DC. Kedua perusahaan menyebut fasilitas Houston akan menjadi salah satu pabrik pertama di dunia yang memanfaatkan robot humanoid berbasis model NVIDIA Isaac GR00T N dalam proses produksinya.
Menurut laporan Reuters, Sabtu, 1 November 2025, penggunaan robot humanoid menjadi bagian dari agenda besar Foxconn dan Nvidia dalam menghadirkan pabrik pintar berbasis AI tercanggih. Seluruh proses operasional nantinya akan menggabungkan otomasi skala tinggi dan kemampuan kecerdasan buatan menyeluruh.
Ketua Foxconn, Young Liu, menyatakan bahwa kemitraan ini akan meningkatkan daya saing kedua pihak di industri AI global.
“Kami menghadirkan solusi pusat data AI paling mutakhir ke Amerika Serikat untuk memastikan pelanggan utama kami tetap unggul dalam persaingan,” tuturnya.
Selain Houston, Foxconn juga berencana meningkatkan kapasitas produksi server AI di wilayah Texas lainnya, serta di Wisconsin dan California. Langkah ini dilakukan untuk menjawab lonjakan permintaan dari berbagai sektor teknologi.
Foxconn—yang sebelumnya dikenal sebagai Hon Hai Precision Industry Co—merupakan salah satu produsen elektronik terbesar dunia dan pemasok kunci bagi banyak perusahaan teknologi internasional.













