JurnalPatroliNews – Jakarta – Upaya penanggulangan bencana di sejumlah daerah di Sumatera, seperti Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh, menuntut respons cepat serta langkah yang terukur. Prinsip tersebut menjadi perhatian Anggota DPR RI asal Aceh, Muslim Ayub, yang memilih terjun langsung ke lapangan selama satu bulan penuh untuk memantau dampak bencana di berbagai wilayah Tanah Rencong.
Selama 30 hari berada di lokasi terdampak, Muslim menelusuri beragam kawasan, mulai dari wilayah pesisir hingga daerah pedalaman dan pegunungan yang sulit dijangkau. Kehadirannya di lapangan tidak hanya sebatas pemantauan, tetapi juga merasakan secara langsung kondisi keterbatasan yang dialami masyarakat pascabencana.
“Situasi darurat tidak memberi ruang untuk lamban. Keselamatan dan kemanusiaan harus menjadi prioritas utama dalam setiap langkah penanganan,” ujar Muslim Ayub dalam pernyataannya, Jumat (2/1/2026).
Dalam menjalankan tugas kemanusiaan tersebut, Muslim didampingi oleh unsur TNI dan Polri yang terlibat aktif dalam distribusi bantuan serta pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak. Kehadiran aparat keamanan ini dinilai mampu mempercepat kerja lapangan dan memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat sasaran.
Ia menilai keterlibatan TNI-Polri membawa dampak positif karena memperkuat koordinasi lintas sektor dalam situasi krisis. Sinergi ini menjadi faktor penting, terutama untuk menjangkau daerah-daerah terpencil sekaligus menjaga kondisi tetap kondusif selama proses penanganan berlangsung.
Kegiatan lapangan tersebut juga melibatkan jajaran Partai NasDem di tingkat daerah, termasuk Ketua DPD NasDem di sejumlah kabupaten/kota di Aceh, salah satunya Kabupaten Aceh Tamiang.
“Kolaborasi berbagai unsur ini membuat penanganan bencana berjalan lebih terstruktur, kolektif, dan terkoordinasi,” kata Legislator dari Fraksi NasDem itu.
Menurut Muslim, pengalaman turun langsung ke lokasi bencana menegaskan bahwa esensi kepemimpinan terletak pada keberanian hadir di tengah masyarakat, mengambil keputusan tegas, serta berpihak pada nilai-nilai kemanusiaan.
“Diperlukan ketegasan agar seluruh pihak bergerak cepat, disiplin, dan tetap fokus pada kebutuhan masyarakat yang terdampak,” tutupnya.














