JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto memulai kunjungan kenegaraan ke Washington DC, Amerika Serikat, pada Senin.
Kepala Negara bertolak dari Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, dengan dilepas oleh Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka beserta jajaran petinggi keamanan, termasuk Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Berdasarkan keterangan resmi Sekretariat Presiden, agenda utama kunjungan ini adalah pertemuan bilateral dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Keduanya dijadwalkan membahas penguatan hubungan diplomatik serta peningkatan kerja sama strategis di berbagai sektor kunci. Kunjungan ini dipandang sebagai langkah aktif Indonesia dalam memperkuat posisi tawarnya di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks.
Dalam lawatan kali ini, Presiden didampingi oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia serta Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya.
Sebelum keberangkatan, Presiden telah menginstruksikan para menteri bidang ekonomi untuk memastikan bahwa setiap poin perundingan dengan Amerika Serikat harus memberikan keuntungan konkret bagi kepentingan nasional.
Seskab Letkol Teddy Indra Wijaya menjelaskan bahwa Presiden menaruh perhatian besar pada penguatan rantai pasok industri dalam negeri.
Pemerintah ingin memastikan bahwa kerja sama ekonomi yang dijalin tidak hanya bersifat formalitas, tetapi mampu menggerakkan roda ekonomi rakyat dan mengamankan posisi industri Indonesia di pasar internasional.
Kunjungan ini merupakan bagian dari rangkaian diplomasi luar negeri Presiden Prabowo untuk memastikan kebijakan ekonomi dan politik Indonesia tetap berdaulat sekaligus kompetitif. Fokus pada perundingan ekonomi yang menguntungkan menjadi misi utama guna membawa dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat Indonesia.












