JurnalPatroliNews – Yogyakarta- Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, dan Energi Sumber Daya Mineral (DPUPESDM) DIY mengungkapkan tantangan besar dalam pemeliharaan infrastruktur jalan. Hingga awal tahun 2026, tercatat sekitar 270 kilometer dari total 678 kilometer jalan provinsi di DIY masih dalam kondisi “belum mantap” atau mengalami kerusakan.
Kepala Dinas PUPESDM DIY, Anna Rina Herbranti, menjelaskan bahwa tingkat kemantapan jalan provinsi saat ini baru menyentuh angka 69,58%.
Faktor utama terhambatnya perbaikan menyeluruh adalah keterbatasan alokasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
“Kalau pakai APBD ya pemeliharaan rutin ada, hanya tambal. Kemampuan anggaran kita saat ini memang terbatas untuk peningkatan struktur jalan secara masif,” ujar Anna usai bertemu dengan Komisi V DPR RI di Kompleks Kantor Gubernur DIY, Jumat (21/2/2026).
Sebaran Titik Kerusakan Kerusakan jalan provinsi tersebut tersebar merata di beberapa wilayah strategis.
Kawasan Godean menjadi salah satu yang paling disoroti dengan sisa sekitar 40 kilometer jalan yang belum mantap. Selain itu, titik-titik kerusakan juga terdeteksi di wilayah Tempel (Sleman) dan Kabupaten Gunungkidul.
Kondisi jalan yang “belum mantap” ini mencakup ruas jalan yang mengalami kerusakan ringan hingga berat, yang jika hanya ditangani dengan tambal sulam rutin, tidak akan bertahan lama terutama saat musim hujan dengan intensitas tinggi.
Optimalkan Danais dan Usulan Pusat Guna menambal celah pembiayaan, Pemda DIY mengoptimalkan penggunaan Dana Keistimewaan (Danais) untuk beberapa proyek pengaspalan strategis.
Namun, karena cakupan jalan yang rusak cukup luas, DPUPESDM DIY kini gencar mengajukan tambahan anggaran kepada pemerintah pusat melalui kementerian terkait.
Langkah ini diambil agar penanganan infrastruktur di Yogyakarta dapat naik kelas dari sekadar pemeliharaan rutin menjadi peningkatan struktur.
Dengan infrastruktur yang mantap, diharapkan mobilitas warga dan konektivitas menuju destinasi wisata di DIY dapat berjalan lebih optimal dan aman.














