JurnalPatroliNews – Jakarta — Dewan Perwakilan Rakyat meminta berbagai hambatan dalam pembentukan Koperasi Desa Merah Putih segera diselesaikan agar target pembentukan 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia dapat tercapai optimal.
Anggota Komisi VI DPR RI Fraksi Partai Golkar, Firnando Hadityo Ganinduto, menilai program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto tersebut pada prinsipnya berpihak kepada kepentingan rakyat. Namun, implementasi di lapangan menghadapi tantangan yang beragam di tiap daerah.
“Program ini pada dasarnya sangat baik untuk rakyat. Namun, membangun 80 ribu koperasi di seluruh Indonesia tentu bukan hal yang mudah. Banyak rintangan dan hambatan di tiap daerah yang berbeda-beda,” ujar Firnando kepada wartawan, Senin (23/2/2026).
Ia menjelaskan, perbedaan karakteristik wilayah—baik dari sisi infrastruktur, sumber daya manusia, maupun kesiapan kelembagaan—membuat proses pembangunan koperasi harus dilakukan secara cermat dan terkoordinasi.
Karena itu, Firnando menekankan pentingnya sinergi lintas kementerian dan lembaga agar pelaksanaan program berjalan efektif dan tepat sasaran.
“Proses ini harus dicermati dan dilakukan dengan baik oleh seluruh instansi terkait, sehingga niat baik dari program Koperasi Merah Putih benar-benar bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya.














