Bank Mandiri Perkuat Peran di Pasar Keuangan Syariah


JurnalPatroliNews – JAKARTA — Bank Mandiri kembali menegaskan komitmennya dalam mengembangkan pasar keuangan syariah di Indonesia sekaligus mendorong inklusi dan minat investasi masyarakat.

Komitmen tersebut mendapat pengakuan melalui empat penghargaan sebagai Dealer Utama Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) Terbaik Tahun 2025 dari Kementerian Keuangan.

Dalam ajang tersebut, Bank Mandiri meraih sejumlah penghargaan, yakni Dealer Utama SBSN Terbaik Peringkat Pertama, Dealer Utama SBSN Terbaik di Pasar Perdana, Dealer Utama SBSN Terbaik di Pasar Sekunder, serta Dealer Utama SBSN Terbaik untuk Pelaksanaan Kuotasi.

Penghargaan ini diberikan atas kinerja perseroan yang dinilai unggul dalam partisipasi di pasar perdana, aktivitas di pasar sekunder, konsistensi pelaksanaan kuotasi, serta kontribusi dalam menjaga stabilitas dan pengembangan pasar SBSN secara berkelanjutan.

Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Ari Rizaldi, menyatakan capaian tersebut menjadi bukti konsistensi perusahaan dalam memperluas akses investasi sekaligus mendukung pembiayaan pembangunan nasional melalui instrumen syariah.

“Pencapaian ini mencerminkan komitmen kami dalam memperkuat kapabilitas treasury, menghadirkan inovasi produk investasi, serta memperluas distribusi kepada investor,” ujarnya.

Sepanjang 2025, penerbitan SBSN tercatat meningkat dari Rp206,83 triliun pada 2024 menjadi Rp237,9 triliun. Kenaikan ini menunjukkan semakin strategisnya peran SBSN sebagai salah satu instrumen utama pembiayaan negara.

Sebagai Dealer Utama, Bank Mandiri memiliki peran penting dalam mendukung pembiayaan tersebut, mulai dari partisipasi aktif di pasar perdana, menjaga likuiditas di pasar sekunder, hingga memastikan pembentukan harga yang transparan melalui penyampaian kuotasi secara konsisten.

Ke depan, Bank Mandiri berkomitmen untuk terus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pengembangan pasar keuangan syariah. Dengan penguatan kapabilitas, jaringan distribusi yang luas, serta pengelolaan pasar yang profesional, perseroan optimistis dapat meningkatkan kontribusinya dalam mendukung penerbitan SBSN dan memperdalam likuiditas pasar.

Langkah ini diharapkan turut mendorong pertumbuhan ekosistem keuangan syariah yang lebih inklusif dan berkelanjutan di Indonesia.