Respons Ketidakpastian Global, PM Malaysia Anwar Ibrahim Temui Prabowo di Jakarta Sore Ini

JurnalPatroliNews – Jakarta – Presiden Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Malaysia, Anwar Ibrahim, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (27/3) sore. Pertemuan tingkat tinggi ini difokuskan pada penguatan kerja sama strategi di bidang ekonomi dan penyelarasan posisi kedua negara terhadap dinamika geopolitik global.

PM Anwar Ibrahim mendarat di Lanud Halim Perdanakusuma sekitar pukul 15.45 WIB dan langsung bertolak menuju Istana Negara. Tiba pukul 16.20 WIB, pemimpin Malaysia tersebut disambut hangat oleh Presiden Prabowo sebelum memulai diskusi tertutup.

Berdasarkan keterangan resmi Kementerian Luar Luar Negeri (Kemlu) Malaysia, salah satu agenda utama pertemuan ini adalah membahas perkembangan terkini konflik di Asia Barat yang kian memanas. Kedua pemimpin menyoroti dampak eskalasi tersebut terhadap stabilitas keamanan serta ancaman bagi ekonomi global, termasuk bagi Indonesia dan Malaysia.

Menjaga Jalur Perdagangan dan Rantai Pasok Dalam diskusi tersebut, kedua pemimpin sepakat untuk mengintensifkan upaya diplomatik guna meredakan ketegangan internasional. Hal ini dinilai krusial untuk memastikan keberlanjutan jalur perdagangan global dan rantai pasokan yang menjadi urat nadi kesejahteraan rakyat di kedua negara.

“Diskusi ini bertujuan untuk menyelaraskan posisi dan memperkuat kerja sama strategis dalam menghadapi tantangan ketidakpastian global,” tulis pernyataan resmi Kemlu Malaysia.

Penguatan Peran ASEAN Selain isu Asia Barat, Prabowo dan Anwar Ibrahim juga menekankan pentingnya penguatan peran ASEAN sebagai motor perdamaian kawasan.

Keduanya mendorong agar ASEAN bertindak secara kolektif untuk menjaga stabilitas regional dan ketahanan ekonomi di tengah gejolak dunia.

Kunjungan singkat namun strategis ini mempertegas kedekatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Malaysia dalam menghadapi ancaman krisis energi dan pangan yang menghantui dunia internasional sepanjang awal tahun 2026 ini.