Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan


JurnalPatroliNews – JAKARTA — Program Sekolah Rakyat yang digagas pemerintah dinilai menjadi langkah konkret dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendekatan pendidikan inklusif dan berkelanjutan. Program ini menyasar anak-anak dari keluarga miskin ekstrem yang selama ini menghadapi keterbatasan akses pendidikan.

Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan, pemerintah tidak hanya membuka akses pendidikan, tetapi juga menyiapkan skema lanjutan untuk memastikan masa depan para lulusan.

“Bagi yang ingin melanjutkan ke perguruan tinggi akan diberikan beasiswa penuh. Sementara yang ingin menjadi pekerja terampil, termasuk ke luar negeri, akan dibimbing oleh pemerintah,” ujar Saifullah Yusuf, Sabtu (18/4/2026).

Menurutnya, negara hadir tidak hanya pada tahap pendidikan dasar, tetapi juga menjamin keberlanjutan peningkatan taraf hidup peserta didik. Skema beasiswa dan dukungan lanjutan telah disiapkan sebagai bagian dari strategi pembangunan sumber daya manusia jangka panjang.

“Skema sudah siap, MoU juga sudah disusun. Lulusan Sekolah Rakyat diharapkan dapat menjadi agen perubahan bagi keluarga dan lingkungannya,” katanya.

Program ini juga dilengkapi dengan fasilitas pendidikan yang memadai. Para siswa tinggal di asrama dengan seluruh kebutuhan dasar ditanggung negara, mulai dari seragam, makanan bergizi, hingga sarana pembelajaran berbasis teknologi seperti laptop dan papan tulis digital.

Di sisi lain, kualitas pengajaran menjadi perhatian utama. Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Fajar Riza Ul Haq menekankan pentingnya peran tenaga pendidik dalam mendukung keberhasilan program tersebut.

“Sekolah Rakyat hadir dengan dukungan guru-guru berkualitas agar siswa mendapatkan pembelajaran terbaik,” ujarnya.

Dengan kombinasi akses pendidikan, jaminan kesejahteraan siswa, peningkatan kualitas pengajaran, serta dukungan lanjutan berupa beasiswa dan peluang kerja, Program Sekolah Rakyat diharapkan mampu menjadi solusi nyata dalam mengatasi kemiskinan secara struktural di Indonesia.