JurnalPatroliNews – Jakarta – Kasus dugaan perampokan sadis yang merenggut nyawa seorang wanita lanjut usia terjadi di Jalan Kurnia 2, kawasan Rumbai Pesisir, Kota Pekanbaru, pada Kamis (30/4).
Korban diketahui bernama Dimaris Isni Sitio (60), ditemukan dalam kondisi mengenaskan di dalam rumahnya setelah mendapatkan penganiayaan berat menggunakan balok kayu.
Kanit Reskrim Polsek Rumbai Pesisir, Iptu Dodi Vivino, menjelaskan bahwa pihak kepolisian segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) sesaat setelah menerima laporan dari warga.
Berdasarkan hasil analisis sementara terhadap rekaman kamera pengawas (CCTV), korban mengalami luka parah di bagian wajah dan kepala yang diduga kuat menjadi penyebab kematian.
Rekaman CCTV di lokasi kejadian menunjukkan kronologi peristiwa yang dimulai sekitar pukul 10.26 WIB. Awalnya, dua orang wanita mendatangi rumah korban dan sempat berbincang.
Namun, berselang beberapa menit, seorang pria bertopi hitam dan bermasker masuk membawa balok kayu. Pria tersebut langsung memukul kepala korban yang tengah duduk di sofa secara bertubi-tubi di hadapan kedua wanita yang datang sebelumnya.
Setelah melakukan penganiayaan, pelaku pria tersebut berupaya menghilangkan jejak dengan menghancurkan unit CCTV di ruang tamu dan ruang makan.
Namun, kamera pengawas sempat merekam kehadiran seorang pria lain yang mengenakan jaket hitam di dalam rumah. Komplotan ini akhirnya meninggalkan lokasi kejadian sekitar pukul 11.14 WIB menggunakan sepeda motor dengan membawa tas berisi barang jarahan.
Pihak keluarga melaporkan sejumlah barang berharga milik korban hilang, di antaranya perhiasan, uang tunai, dan ponsel.
Saat ini, jasad Dimaris Isni Sitio telah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk menjalani proses autopsi guna melengkapi berkas penyelidikan kepolisian.
Kepolisian Sektor Rumbai Pesisir bersama jajaran Satreskrim Polresta Pekanbaru kini tengah melakukan pengejaran intensif terhadap para pelaku yang identitasnya telah teridentifikasi melalui rekaman digital.
Warga di sekitar lokasi diminta untuk tetap waspada dan segera melaporkan jika melihat aktivitas mencurigakan di lingkungan mereka.














