Gagal Gasak Motor di Depok, Komplotan Curanmor Bersenjata Api Kabur Usai Jatuh Tersungkur

JurnalPatroliNews – Jakarta – Sebuah aksi percobaan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di sebuah indekos kawasan Kalibaru, Cilodong, Kota Depok, berakhir dramatis pada Minggu (10/5) dini hari.

Meskipun komplotan pencuri dibekali senjata api, aksi mereka berhasil digagalkan oleh keberanian salah satu penghuni kos berinisial MSF.

Berdasarkan rekaman CCTV yang beredar luas di media sosial, terlihat dua orang pelaku merusak kunci gerbang indekos sebelum akhirnya mencoba membawa kabur satu unit sepeda motor.

Namun, rencana mereka berantakan saat MSF yang baru saja pulang bekerja menyadari ada aktivitas mencurigakan di area parkir.

Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Made Budi, mengonfirmasi insiden tersebut. Ia menjelaskan bahwa awalnya saksi MSF mengira orang yang membuka pagar adalah sesama penghuni kos.

Namun, kecurigaannya muncul saat melihat dua orang tidak dikenal tengah menuntun sepeda motor jenis Honda Vario ke luar gerbang.

Tanpa ragu, MSF segera mengejar dan melakukan perlawanan fisik dengan menarik sepeda motor tersebut.

Aksi tarik-menarik itu menyebabkan pelaku kehilangan keseimbangan hingga jatuh tersungkur bersama motor curiannya.

Melihat korbannya melawan dengan gigih, pelaku yang panik memilih untuk meninggalkan motor tersebut di lokasi.

Namun, situasi sempat mencekam ketika pelaku yang hendak melarikan diri tiba-tiba mengeluarkan benda yang diduga kuat merupakan senjata api.

Pelaku sempat menodongkan senjata tersebut ke arah MSF untuk mengintimidasi saksi agar tidak terus melakukan pengejaran sebelum akhirnya mereka tancap gas meninggalkan lokasi kejadian.

Hasil penyelidikan sementara menunjukkan bahwa pelaku diduga kuat merupakan bagian dari komplotan yang lebih besar.

AKP Made Budi menyebutkan bahwa berdasarkan keterangan saksi dan pemantauan lingkungan, pelaku diketahui berjumlah empat orang yang beroperasi menggunakan dua sepeda motor jenis matic secara berboncengan.

Pihak Polres Metro Depok kini tengah mendalami bukti rekaman CCTV dan mengumpulkan keterangan saksi tambahan untuk mengidentifikasi identitas para pelaku.

Kepolisian juga mengimbau warga agar tetap waspada dan meningkatkan pengamanan lingkungan, mengingat para pelaku kejahatan saat ini tidak segan-segan membekali diri dengan senjata berbahaya.