Viral! Isu Pocong Bikin Geger Warga Tangerang, Polisi Ikut Berburu Malam Hari

JurnalPatroliNews – Jakarta – Isu kemunculan sosok “pocong” di wilayah Desa Mauk, Kecamatan Sukadiri, Kabupaten Tangerang, sempat membuat warga resah dan geger. Kabar tersebut ramai diperbincangkan warga setelah sejumlah anak-anak mengaku melihat sosok menyeramkan di sebuah rumah kosong.

Keresahan masyarakat akhirnya membuat polisi turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengecekan bersama warga sekitar pada Minggu malam (17/5/2026).

Bhabinkamtibmas Mauk, Aiptu Suyudi, mengatakan laporan diterima setelah situasi di lingkungan warga mulai ramai dan menimbulkan kepanikan.

“Warga sudah ribut lebih dulu. Jadi sebelum saya datang ke lokasi, masyarakat memang sudah ramai berkumpul di sana,” ujar Suyudi saat dikonfirmasi, Kamis (21/5/2026).

Meski demikian, ia menegaskan bahwa pelapor tidak melihat langsung sosok yang dimaksud. Informasi awal berasal dari pengakuan sejumlah anak-anak yang menyebut melihat sosok menyerupai pocong di rumah kosong tersebut.

“Nah kata warga di sini, katanya-katanya. Yang melihat itu anak-anak dan lokasinya disebut di rumah kosong,” jelasnya.

Untuk memastikan situasi tetap kondusif dan menghilangkan keresahan masyarakat, polisi bersama warga kemudian melakukan penyisiran di area rumah kosong dan sekitarnya.

Menurut Suyudi, langkah tersebut dilakukan guna mengantisipasi kemungkinan adanya oknum yang sengaja menakut-nakuti warga dengan menyamar sebagai pocong.

“Yang dikhawatirkan itu kalau memang ada pocong jadi-jadian yang bikin warga resah. Makanya tetap kami cek supaya semuanya jelas,” ungkapnya.

Sementara itu, Kapolsek Mauk AKP I Nyoman Nariana menjelaskan pencarian dilakukan menggunakan senter dengan menyisir area rumah kosong hingga pepohonan di sekitar lokasi.

“Anggota bersama warga menyisir lokasi menggunakan senter, termasuk area pohon-pohon dan rumah kosong, tapi tidak ditemukan apa pun,” kata Nariana.

Pasca kejadian tersebut, pihak kepolisian terus meningkatkan patroli di wilayah Desa Kosambi dan sekitarnya guna memberikan rasa aman kepada masyarakat.

“Kami mengimbau warga agar tidak mudah terpancing isu yang belum jelas kebenarannya. Anggota juga rutin patroli untuk memastikan situasi tetap aman dan kondusif,” tuturnya.

Peristiwa ini sempat menjadi perbincangan warga setempat dan viral di media sosial. Polisi meminta masyarakat tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kepanikan di lingkungan sekitar.