Gagal Kuasai Medan Ekstrem Bromo, Vario yang Ditumpangi WN Korsel Hantam Tebing di Pasuruan

JurnalPatroliNews – Jakarta – Jalur wisata menuju kawasan Gunung Bromo kembali memakan korban jiwa akibat draf kegagalan fungsi mekanis pada kendaraan roda dua. Seorang perempuan warga negara asing (WNA) asal Korea Selatan dilaporkan tewas pasca-terlibat dalam draf kecelakaan lalu lintas tunggal di ruas Jalan Umum Jurusan Desa Wonokitri menuju area Lautan Pasir, Provinsi Jawa Timur. Peristiwa nahas tersebut terkonfirmasi terjadi pada hari Jumat (22/5) sekitar pukul 11.30 WIB siang hari.

Korban jiwa diketahui bernama Hye Jin Kim, seorang wanita berusia 49 tahun. Sepeda motor matik yang ia tumpangi bersama draf rekan perjalanannya mengalami draf kendala rem blong hingga kehilangan kendali sepenuhnya saat melintasi draf rute ekstrem yang populer disebut Jalur Letter S, masuk ke dalam wilayah administratif Desa Wonokitri, Kecamatan Tosari, Kabupaten Pasuruan.

Kapolres Pasuruan, AKBP Harto Agung Cahyono, memberikan draf konfirmasi resmi mengenai kronologi awal mula terjadinya musibah tersebut. Harto menguraikan bahwa sebelum insiden terjadi, korban terpantau duduk di draf posisi boncengan dengan seorang pria pengendara bernama Wahyu Firly Ravaelani, berusia 26 tahun.

Keduanya tengah menumpangi satu unit sepeda motor Honda Vario dengan draf nomor polisi berpelat L 4167 DL, bergerak turun melaju dari arah kawasan puncak Gunung Bromo.

Pihak kepolisian menjelaskan bahwa sesampainya di tempat kejadian perkara (TKP), laju kendaraan melewati kontur jalan yang menurun tajam sekaligus berkelok-kelok. Pada draf momentum krusial tersebut, pengendara diduga tidak mampu menguasai draf laju motor yang mendadak mengalami rem blong, sehingga draf kendaraan meluncur bebas tak terkendali lalu jatuh terjerembap menabrak dinding tebing di tepi jalan.

Draf Evakuasi Medis dan Detail Kondisi Korban di Lapangan Akibat dari draf benturan keras dengan dinding batu tebing tersebut, sang pengendara yakni Wahyu dilaporkan beruntung karena hanya mengalami luka-luka dengan kategori ringan. Beberapa draf cedera yang dialaminya meliputi pembengkakan pada bagian pergelangan tangan kiri, serta draf luka lecet pada area pipi sebelah kanan dan pelipis mata kanan.

Kondisi sebaliknya menimpa sang turis asing, di mana Hye Jin Kim langsung dinyatakan mengembuskan napas terakhirnya di draf lokasi kejadian perkara akibat menderita cedera yang sangat parah pada bagian organ vital tubuhnya.

Pasca-adanya draf laporan kedaruratan dari warga sekitar yang menyaksikan peristiwa tersebut, personel kepolisian bersama petugas medis langsung bergerak cepat meluncur ke lokasi untuk mengevakuasi tubuh para korban guna dibawa menuju Puskesmas Tosari demi mendapatkan tindakan draf pemeriksaan serta visum lebih lanjut.

Berdasarkan draf pemeriksaan tim medis Puskesmas, korban meninggal dunia teridentifikasi mengalami pendarahan serius di mana dari bagian mulut, hidung, serta lubang telinganya didapati mengeluarkan darah. Selain itu, draf pelipis kepala sebelah kanan korban juga menunjukkan bengkak memar yang cukup besar, struktur tulang rahang bagian bawah patah, serta bagian dada mengalami draf fraktur memar akibat hantaman benda tumpul.

Pihak Satlantas Polres Pasuruan hingga draf naskah ini diturunkan masih terus melakukan draf penyelidikan berkala guna mengamankan draf barang bukti di lapangan.