Qatar Membara: 18 Orang Hilang dan 48 Luka-Luka Pasca Ledakan Fasilitas Gas Barzan

JurnalPatroliNews – Jakarta – Insiden mengerikan terjadi di pusat pengelolaan LNG di Ras Laffan, Qatar, yang mengakibatkan sedikitnya 48 orang mengalami luka-luka dan 18 lainnya dinyatakan hilang.

Peristiwa ledakan hebat yang diikuti oleh kebakaran besar tersebut melanda fasilitas pasokan gas lokal Barzan milik perusahaan raksasa QatarEnergy pada hari Minggu lalu.

Tim tanggap darurat segera diterjunkan ke lokasi kejadian untuk melakukan upaya pemadaman api yang membubung tinggi.

Pihak berwenang mengonfirmasi bahwa setelah perjuangan keras, kobaran api di fasilitas tersebut saat ini telah berhasil dikendalikan sepenuhnya.

Kementerian Dalam Negeri Qatar menyatakan bahwa proses pencarian terhadap belasan orang yang masih hilang terus dilakukan dengan melibatkan tim evakuasi intensif.

Mengenai penyebab awal, pemerintah Qatar menyebutkan bahwa ledakan tersebut dipicu oleh kecelakaan teknis di area operasional, namun rincian lebih lanjut masih dalam penyelidikan.

Dalam keterangan resminya, pemerintah memastikan bahwa tidak ada kebocoran gas yang mengancam keselamatan publik di wilayah sekitarnya.

Beberapa saksi mata di lapangan melaporkan bahwa suara ledakan terdengar sangat keras hingga mencapai Ibu Kota Doha yang berjarak cukup jauh dari lokasi.

Hingga saat ini, tim evakuasi terus meminta bantuan dari badan pertahanan sipil guna mempercepat proses pencarian para korban yang belum ditemukan.

Dunia internasional kini menyoroti insiden ini mengingat peran strategis Qatar sebagai salah satu pemasok gas alam terbesar di pasar global.

Komentar